Kepala BKP Kementan Pimpin Delegasi RI dalam World Food Summit 2018 di Copenhagen

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 03 Sep, 2018

Views: 489

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi memimpin Delegasi RI pada Konferensi Tingkat Tinggi/ World Food Summit (WFS) " Better Food for More People " pada 29-31 Agustus lalu di Copenhagen-Denmark.


WFS dilaksanakan di empat venue utama, yaitu di _The National Parliament, Bella Center_,  _Bita Copenhagen_, dan _Borsen_.


Pertemuan yang dihadiri 1.096 peserta dari 56 negara ini dibuka oleh Tuan Puteri Denmark, Princess Marie, dan dilanjutkan dengan diskusi panel dengan narasumber dari birokrat, politisi, pebisnis, dan NGO terkait.


Menurut Agung,  KTT *_better food for more people_* diselenggarakan setiap tahun, dimulai tahun 2016 dengan fokus bahasan mengenai identifikasi tantangan global yang dihadapi, tahun 2017 fokus pada formulasi rekomendasi sebagai solusi permasalahan, dan tahun 2018 fokus pada rekomendasi dan rencana aksi.


"KTT saat ini lebih fokus pada bagaimana negara-negara membuat rencana aksi untuk mewujudkan pangan yang lebih berkualitas," ujar Agung.


Agung melanjutkan, fokus negara-negara berkembang dan maju saat ini sudah melangkah kedepan bukan hanya peningkatan produksi saja, namun sudah mengarah ke _food safety_, _food industry_ dan _food healthy_.


"Kita tentu tidak mau ketinggalan, industri makanan kita saat ini berkembang signifikan, produksi kita maksimalkan untuk mencapai target world _food basket_, dan tidak hanya itu keamanan pangan baik segar maupun olahan juga kita tingkatkan," lanjut Agung.


Kegiatan KTT _better food for more people_ ditutup oleh Menteri Lingkungan dan Pangan Jakob Ellemann-Jensen 31 Agustus 2018 lalu di Borsen.


Beberapa hal yang bisa diambil Indonesia dalam pertemuan ini adalah pentingnya penguatan sistem ketahanan pangan, utamanya tentang _food safety_ dan _food industry_. selain itu  pertemuan WFS juga memberikan kesempatan kepada Indonesia dapat bertukar pikiran dan meningkatkan kerjasama melalui _billateral meeting_.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...