Kepala BKP dan Atase Pertanian Jepang bahas Isu Ketahanan Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 09 Oct, 2018

Views: 1425

Dalam rangka membahas situasi, kebijakan serta isu-isu pangan dan pertanian di Indonesia, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendriadi menerima kunjungan Atase Pertanian Jepang untuk Indonesia Mr. Yusuke Shimizu di Jakarta (9/10).

Pada kesempatan ini, Kepala BKP menjelaskan tentang upaya-upaya yang telah dan akan dilakukan oleh Kementerian Pertanian untuk menjamin ketersediaan pangan yang cukup dan stabilitas harga pangan.

“Beberapa terobosan yang sudah dilakukan termasuk target capaian adalah kebijakan pengurangan impor 9 komoditas yakni daging sapi, gula tebu, susu sapi, kapas, kedelai, bawang putih, ubi kayu, gandum dan kacang tanah” ungkap Agung.

Agung menambahkan bahwa kebijakan pengurangan impor tersebut dilakukan melalui peningkatan produksi dan produktifitas dalam negeri serta substitusi komoditas impor dengan produk lokal. “Sebagai contoh, salah satu nya adalah mengurangi impor gandum dengan cara mensubstitusi terigu dengan sagu” tambah nya.

Menurutnya, penggunaan substitusi tepung terigu dengan tepung sagu dilakukan karena besarnya potensi sagu di Indonesia.

Lebih lanjut Agung mengungkapkan terkait upaya yang dilakukan dalam menjaga stabilitas harga pangan. “Untuk stabilitas harga pangan, upaya yang dilakukan yakni dengan memotong rantai pasok serta menciptakan pasar bagi petani yang langsung kepada konsumen akhir” jelas nya.

Selain itu Agung juga memaparkan upaya Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan untuk memperkuat cadangan pangan di tingkat petani/masyarakat. “Pembangunan lumbung pangan masyarakat merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung cadangan pangan pemerintah” jelasnya.

Ke depan Agung berharap adanya kerjasama yang saling menguntungkan antara Kementerian Pertanian Indonesia dengan Jepang.

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...