Kepala Badan Ketahanan Pangan Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Gelar Pangan Nusantara Tahun 2016

Pontianak - Kalimantan Barat, 4 Agustus 2016. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Gardjita Budi mewakili Menteri Pertanian R.I memberikan sambutan pada Acara Puncak Gelar Pangan Nusantara (GPN) ke-2 di Rumah Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Kepala BKP Kementerian Pertanian, mengatakan bahwa Sektor pertanian secara umum memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi nasional terutama dalam menyediakan pangan bagi masyarakat, pertumbuhan ekonomi regional, menghemat dan menambah devisa negara melalui ekspor impor, menyediakan lapangan kerja. Kontribusi sektor pertanian cukup signifikan pada Semester II tahun 2016 sebesar 14,2% pada pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Sektor pangan, sebagai kontributor utama pertanian berdasarkan data The Economist Intelligence Unit menunjukkan Indeks Ketahanan Pangan Global atau Global Food Security Index (GFSI) bahwa tahun 2016 Indonesia meningkat dari peringkat ke 74 menjadi ke 71 dari 113 negara. Gelar Pangan Nusantara (GPN) ke-2 ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya di Randakng, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dan diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari Badan Ketahanan Pangan 33 provinsi seluruh Indonesia, dengan menampilkan aneka ragam produk pangan segar dan olahan yang berasal dari sumber daya lokal di seluruh Nusantara, juga didukung aktif Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, BULOG juga beberapa perusahaan swasta di bidang pertanian dan pangan. Selain unsur Kementerian Pertanian dan Pemprov Kalbar, acara puncak GPN-2 ini juga dihadiri oleh Pimpinan Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kelautan dan perikanan, Kasdam Tanjungpura, Danrem, Wakil Danlanud, serta berbagai unsur masyarakat. Pameran GPN yang terselenggara atas kerjasama Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 4 – 7 Agustus 2016, mengambil tema “Pangan Lokal Penggerak Ekonomi Daerah dan Kemandirian Pangan”. Rangkaian kegiatan pada Gelar Pangan Nusantara dimeriahkan dengan Talkshow, Wisata Edukasi, Games, Lomba Makan Ikan, Demo Masak bersama Sisca Soewitomo, Lomba Kuliner, serta Lomba Gambar Kreasi dengan Biji-bijian. Selaian kegiatan utama pameran diadakan juga Bazaar TTI di area GPN ini tersedia komoditas pangan di antaranya beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, dan gula pasir. Dengan adanya Gelar Pangan Nusantara diharapkan dapat mengangkat potensi pangan lokal yang ada di daerah guna mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.