Kepala Badan Ketahanan Pangan Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Gelar Pangan Nusantara Tahun 2016

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 08 Aug, 2017

Views: 574

Pontianak - Kalimantan Barat, 4 Agustus 2016. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Gardjita Budi mewakili Menteri Pertanian R.I memberikan sambutan pada Acara Puncak Gelar Pangan Nusantara (GPN) ke-2 di Rumah Radakng, Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam sambutannya, Kepala BKP Kementerian Pertanian, mengatakan bahwa Sektor pertanian secara umum memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi nasional terutama dalam menyediakan pangan bagi masyarakat, pertumbuhan ekonomi regional, menghemat dan menambah devisa negara melalui ekspor impor, menyediakan lapangan kerja. Kontribusi sektor pertanian cukup signifikan pada Semester II tahun 2016 sebesar 14,2% pada pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Sektor pangan, sebagai kontributor utama pertanian berdasarkan data The Economist Intelligence Unit menunjukkan Indeks Ketahanan Pangan Global atau Global Food Security Index (GFSI) bahwa tahun 2016 Indonesia meningkat dari peringkat ke 74 menjadi ke 71 dari 113 negara. Gelar Pangan Nusantara (GPN) ke-2 ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya di Randakng, Kota Pontianak, Kalimantan Barat dan diikuti oleh 90 peserta yang terdiri dari Badan Ketahanan Pangan 33 provinsi seluruh Indonesia, dengan menampilkan aneka ragam produk pangan segar dan olahan yang berasal dari sumber daya lokal di seluruh Nusantara, juga didukung aktif Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, BULOG juga beberapa perusahaan swasta di bidang pertanian dan pangan. Selain unsur Kementerian Pertanian dan Pemprov Kalbar, acara puncak GPN-2 ini juga dihadiri oleh Pimpinan Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kelautan dan perikanan, Kasdam Tanjungpura, Danrem, Wakil Danlanud, serta berbagai unsur masyarakat. Pameran GPN yang terselenggara atas kerjasama Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 4 – 7 Agustus 2016, mengambil tema “Pangan Lokal Penggerak Ekonomi Daerah dan Kemandirian Pangan”. Rangkaian kegiatan pada Gelar Pangan Nusantara dimeriahkan dengan Talkshow, Wisata Edukasi, Games, Lomba Makan Ikan, Demo Masak bersama Sisca Soewitomo, Lomba Kuliner, serta Lomba Gambar Kreasi dengan Biji-bijian. Selaian kegiatan utama pameran diadakan juga Bazaar TTI di area GPN ini tersedia komoditas pangan di antaranya beras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, dan gula pasir. Dengan adanya Gelar Pangan Nusantara diharapkan dapat mengangkat potensi pangan lokal yang ada di daerah guna mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...