Kepala Badan Ketahanan Pangan Hadiri Pembukaan Agrinex Expo di JCC

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 04 Apr, 2016

Views: 134

Jakarta, 1 April 2016, Dalam upaya memperkuat peningkatan produktivitas di sektor agro dan industri berbasis agro dengan pemanfaatan teknologi maupun diversifikasi produk-produk pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan, Insititut Pertanian Bogor (IPB) bersama Performax menyelenggarakan satu dasawarsa Agrinex Expo 2016. Agrinex Expo 2016 kali inimengangkat tema "Agribisnis yang berkeadilan, berdaulat dan berkelanjutan" dan digelar dari tanggal 1 sampai 3 April 2016 di Aseembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) dengan menampilkan produk hasil teknologi pangan, teknologi benih, teknologi pupuk, teknologi mesin dan peralatan pertanian, teknologi perkebunan, teknologi perikanan dan teknologi peternakan dari hulu sampai hilir. Agrinex Expo dibuka oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI (Ferry Mursyidan Baldan) pada hari Jumat tanggal 1 April 2016 dihadiri oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), pelaku Industri Makanan dan Minuman, Hortikultura, Tanaman Pangan, Perkebunan, Perikanan, Peternakan, Pemerintah Pusat dan Daerah, Perguruan Tinggi, Lembaga-lembaga Riset, dan LSM. Pada kesempatan tersebut Ferry mengatakan, bahwa pemerintah akan terus memberikan kepastian akses tanah kepada seluruh masyarakat. Dikatakan Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk membuka akses tanah agar tanah menjadi ruang hidup yang menentramkan. Pemerintah, lanjutnya, tidak ingin membuat masyarakat susah dalam memperoleh tanah. Karena itu berbagai program kebijakan telah dilaksanakan antara lain kemudahan layanan pertanahan bagi rumah ibadah, kebijakan hak komunal yakni pemberian hak tinggal bagi masyarakat adat maupun yang sudah tinggal lebih dari 10 tahun, dan masih banyak lainnya. Ferry melanjutkan, program strategis Reforma Agraria tidak hanya terbatas pada bidang sawah, tapi juga lahan usaha kecil lain seperti lahan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL). Untuk itu Pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri ATR/BPN No. 2 Tahun 2016 tentang Hak Guna Bangunan untuk PKL. Pada acara Agrinex Expo kali ini, Badan Ketahanan Pangan ikut berpartisipasi dalam stand dengan menampilkan produk pangan lokal segar dan olahan, tepung-tepungan berbahan umbi-umbian dan informasi kegiatan promosi P2KP melalui poster dan leaflet.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...