Kementerian Pertanian Dorong Konsumsi Pangan Beragam Bergizi seimbang dan Aman

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 07 Nov, 2018

Views: 631

Pada 4 tahun terakhir, kualitas konsumsi pangan penduduk Indonesia yang diukur dengan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) mengalami peningkatan, yaitu skor PPH 85,2 pada tahun 2015 meningkat menjadi 86,0 pada tahun 2016 dan meningkat lagi menjadi 90,4 pada tahun 2017.


"Peningkatan ini menunjukkan kualitas konsumsi pangan penduduk Indonesia semakin baik, yakni lebih beragam dan bergizi seimbang," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, menjelaskan dikantornya, Senin (5/11).


Pola Pangan Harapan merupakan instrumen untuk mengukur pemenuhan keberagaman dan keseimbangan konsumsi pangan.  


Menurut Agung, untuk mencapai skor PPH ideal ini, pihaknya mengajak masyarakat melakukan diversifikasi konsumsi pangan.


"Caranya, dengan meningkatkan konsumsi pangan khususnya umbi-umbian, sumber protein, kacang-kacangan, sayur dan buah melalui penerapan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA)," tambah Agung.


Selain itu, lanjutnya, BKP juga melakukan program yang mempunyai daya ungkit untuk meningkatkan skor PPH, seperti  pemanfaatan pekarangan melalui KRPL, pengembangan pangan lokal sumber karbohidrat non beras, dan  edukasi kepada masyarakat untuk mendorong terwujudnya konsumsi pangan masyarakat yang beragam, bergizi seimbang dan aman.


"Untuk meningkatkan _awareness_ dalam penerapan konsumsi yang beragam dan seimbang berbasis pangan lokal, secara rutin kami menyelenggarakan lomba cipta menu berbasis pangan lokal," ujar Agung.


Menurut Agung, lomba cipta menu kedepannya, lebih diarahkan pada olahan pangan lokal bernilai komersil, sehingga produksinya dapat lebih dikembangkan", tambah Agung


Melalui berbagai program yang digulirkan, diharapkan dapat  merubah mindset masyarakat dalam mengkonsumsi pangan yang lebih beragam bergizi seimbang, sesuai kebutuhan pangan maupun preferensi dan aman.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...