Kementan Raih Penghargaan Apresiasi Prestasi Lebaran 2017

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 02 Aug, 2017

Views: 138

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) berhasil menerima penghargaan "Apresiasi Prestasi Lebaran 2017" dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta (1/8/2017). Penghargaan ini diberikan kepada 15 Kementerian/ Lembaga dan BUMN yang bertujuan untuk memberikan apresiasi atas kinerja positif serta keberhasilan dalam pengamanan, pengendalian, dan kelancaran dalam penyelenggaraan lebaran 2017. Dalam hal ini Kementerian Pertanian dinilai berhasil dalam memastikan pasokan komoditas pertanian sebagai bagian bahan pokok penting pada periode tersebut. Pihak Kementan yang menerima penghargaan ini yakni Sekretaris Jenderal, Hari Priyono. Dalam sambutannya Kepala UKP PIP, Yudi Latif menyampaikan bahwa acara ini merupakan langkah pertama UKP PIP untuk mengapresiasi kinerja positif aparatur negara dan masyarakat yang telah menunjukkan semangat kerja gotong royong yang diharapkan dapat menjadi contoh teladan dalam tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang bail (good governance).

"Penghargaan serupa akan diberikan secara reguler dan ke depan akan bekerjasama dengan Pokja Revolusi Mental" ungkap Yudi Latif. Sebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna Rapat Evaluasi terkait harga -harga bahan pokok dan antisipasi mudik lebaran di Istana Merdeka 22/6/2017), Presiden RI, Joko Widodo mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian bersama dengan Menteri Perdagangan dan Kapolri dalam mengendalikan stabilisasi harga pangan selama bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri. Diakui bahwa dalam sejarah Indonesia memang baru kali ini harga terkendali dalam bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri. Hal ini diperkuat dengan adanya laporan Kepala BIN yang menyatakan harga komoditas pangan di bawah HPP. Seperti beras IR 64 di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) harga berada pada kisaran Rp. 7400 dan harga daging beku di pasaran tidak lebih dari Rp. 80.000, gula pasir Rp. 12.500, dan ini juga diikuti oleh pasar ritel modern seperti Alfamart. Sumber: Biro Humas dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...