Kementan Jajaki Kerjasama dengan Asprindo Dalam Pengentasan Kemiskinan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 25 Apr, 2018

Views: 677

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi menyambut baik dukungan Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) yang berniat menjajaki kerjasama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendorong percepatan keberhasilan program  pengentasan kemiskinan.

“Asprindo ini kami harapkan sebagai mitra yang dapat menjadi booster untuk meningkatkan percepatan program pengentasan kemiskinan” kata Agung pada saat melakukan audiensi dengan Asprindo, di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Rabu (25/4).

Sinergi program Kementan dengan Asprindo, lanjut Agung, salah satunya diharapkan berperan sebagai pelaku yang dapat membuka akses pasar terhadap kelebihan produksi dari petani. Menurutnya prinsip kerjasama  ke depan dapat mempercepat target yang ingin di capai.

Senada dengan Agung, Pengurus Asprindo Bidang Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Irwansyah mengatakan,  Asprindo memiliki perwakilan di 34 provinsi dan 30 perwakilan di luar negeri.

“Perwakilan kami di dalam dan luar negeri ini merupakan peluang yang besar untuk memasarkan produk pertanian. Untuk itu kami harap kolaborasi dengan Kementan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat ke bawah ini sangat strategis” tambah Irwansyah.

Sementara itu Sekjen Asprindo Pusat Hasminto Yusuf mengungkapkan, Asprindo telah melakukan pemetaan program khusus pertanian yang sejalan dengan misi Asprindo yaitu Program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) yang diusung Kementan.

“Ini sejalan dengan misi besar Asprindo dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat” jelasnya.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, program tersebut diantaranya adalah Program Pekarangan Pangan Berkelanjutan dan Diversifikasi Pangan. Dalam hal ini, Asprindo dapat berperan dalam riset serta pengembangan produk produk pangan dan pertanian.

“Banyak hal yang yang perlu kita detailkan ke depan untuk fokus ke beberapa sektor kegiatan, semoga ke depan kerjasama ini dapat diwujudkan melalui MOU” ujarnya.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...