Kembali pada Pangan dan Kerajinan Tradisional untuk Indonesia Berkemajuan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 10 Jun, 2015

Views: 184

Jakarta (PKKP), Badan Ketahanan Pangan melalui Pusat PKKP kembali berpartisipasi dalam acara Muhammadiyah Expo 2015, di Pelataran Timur Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat yang digelar oleh Majelis Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah dalam rangka Muktamar Muhammadiyah. Expo ini digelar pada tanggal   28-31 Mei 2015. Muhammadiyah Expo 2015 diikuti oleh 210 stand yang terdiri dari stand Kementerian/Lembaga, UMKM, BUMN serta pemerintah daerah dengan menampilkan aneka ragam kuliner dan kerajinan tradisional Indonesia.

Muhammadiyah Expo 2015 dibuka secara resmi oleh istri Wakil Presiden Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla yang juga selaku Ketua Umum Dekranas Pusat. Dalam acara tersebut hadir pula Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Anggota DPR dari fraksi PAN Luki Hakim, Ketua Umum PP Aisyiyah Noordjanah Djohantini serta Ketua Majelis Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah Bambang Sudibyo.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa acara seperti ini dapat mengembangkan kreativitas warga Muhammadiyah khususnya, dan masyarakat pada umumnya, selain itu menjelang Masyarakat Ekonomi Asia, Muhammadiyah Expo akan menjadi sarana yang baik untuk dapat mengembangkan usaha ekonomi mikro di Indonesia. Menurutnya, Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang bertanggung jawab. Terhadap kemaslahatan umat. Dengan di gelarnya expo ini diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada umat untuk  mengembangkan usahanya.

Dalam acara ini, Badan Ketahanan Pangan (BKP) melalui Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PKKP) berkesempatan untuk menjadi salah satu narasumber dalam acara Talkshow tentang Ketahanan Pangan bersama dengan LPPOM-MUI dan Kementerian Perikanan dan Kelautan dengan peserta dari pengunjung pameran yang umumnya mahasiswa dan pelajar. Dalam talkshow ini membahas tentang pangan yang beragam, bergizi, halal dan thoyyib.

Pada Muhammadiyah Expo 2015 ini, stand Badan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan salah satu UMKM yang mengolah hasil pangan lokal yaitu UD. Andika. Selain itu, ditampilkan pula produk olahan pangan lokal seperti mie sayur dari tepung mocaf dari KWT Putri 21, kue “Gresini” dan eggroll ubi ungu dari Nanda Cakes

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...