Kalimantan Selatan Tuan Rumah Hari Pangan Sedunia 2018

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 23 Oct, 2017

Views: 914

Kuburaya 22/10. Puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVII yang diselenggarakan sejak tanggal 19 - 22 Oktober 2017 di Kuburaya Kalimantan Barat resmi ditutup oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi. Dalam sambutannya Agung mennyampaikan 4 hal yang sangat membanggakan dalam HPS Tahun 2017 yaitu : Pertama, berhasil merumuskan peran generasi muda dalam pembangunan pertanian dan ketahanan pangan kedepan. Kedua, berhasil mensosialisasikan capaian pembangunan pertanian, permasalahan dan program-program yang akan dilakukan sampai tahun 2019. Ketiga, dicanangkannya kembali gerakan diversifikasi pangan sebagaimana diamanahkan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Keempat, berhasil meyakinkan kepada dunia, bahwa kita mampu mengekspor beras, khususnya dari Kalimantan Barat. “Capaian dan keberhasilan ini merupakan tonggak sejarah baru yang dilakukan di Kalimantan Barat,” kata Agung. Dalam laporannya, Kepala Dinas Pangan dan Peternakan Kalimantan Barat, H. Abd. Manaf Mustafa menyampaikan bahwa berbagai rangkaian kegiatan HPS mulai darj Pameran yang diikuti 197 stand Kementerian/Lembaga terkait, BUMN, pemerintah daerah, organisasi internasional dan perusahaan swasta di bidang pangan pertanian, 28 stand Alsintan serta 56 stand bazar dan kuliner telah terlaksana dengan sukses. Sedangkan aneka lomba yang digelar antara lain Lomba Cipta Menu berbasis pangan lokal yang mensosialisasikan menu pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman dan Lomba Menggambar untuk mengedukasi anak sedini mungkin tentang penganekaragaman konsumsi pangan dan pemanfaatan lahan pekarangan. Selain itu kehadiran 10 duta besar negara sahabat dan perwakilan diplomatik organisasi internasional dalam tour diplomatik membawa arti penting dalam memperkenalkan budaya Indonesia di tingkat internasional serta menarik investasi dari luar negeri untuk pembangunan pertanian. Dan juga telah dilaksanakan Seminar World Food Day 2017 dengan tema “Menggerakkan Generasi Muda untuk Membangun Pertanian di Wilayah Perbatasan” dengan pembicara Mark Smulder perwakilan FAO, Dr. Rahadian, MS, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Dr. Hermanto MP dari PSEKP Kementan. Peringatan yang dipusatkan di lapangan Markas Kodam XII/Tanjungpura ini, merupakan momentum menguatkan peran generasi muda dalam pembangunan pertanian. Selain itu HPS kali ini juga menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu mewujudkan swasembada pangan dan keberhasilan membangun kedaulatan pangan di wilayah perbatasan. Hal ini ditandai dengan komitmen ekspor beras ke Malaysia sebesar 150 ribu ton pada 2018 yang diawali dengan launching perdana beras premium sebanyak 25 ton oleh Menteri Pertanian di Desa Tunggal Bhakti, Kec. Kembayan, Kab Sanggau (20/10). Kedepannya kegiatan ini dapat menjadi penggerak ekonomi diperbatasan dan pendorong ekspor dari daerah lain. Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya HPS XXXVII yang berjalan lancar. Ia berharap HPS di Kalimantan Barat dapat menjadi momentum bagi daerah lain untuk meningkatkan produksi dan kualitas komoditas pangan. Pada bagian lain, Agung Hendriadi, selaku Ketua Panitia HPS 2017 menuturkan bahwa rangkaian kegiatan peringatan HPS bukan sekedar seremonial semata, namun dapat dimaknai sebagai usaha untuk mendorong masyarakat, terutama generasi muda untuk membangun pertanian secara modern dan inovatif.

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...