Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Stok Pangan di Papua Cukup, Harga Terkendali

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 15 Dec, 2017

Views: 138

Jayapura (14/12) - Sebagai provinsi paling ujung di timur Indonesia yang masyarakatnya merayakan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2017, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Papua, Drs. Elia Loupatty, MM, menyatakan bahwa ketersediaan dan pasokan pangan di wilayahnya cukup dan harga terkendali. Hal ini disampaikan usai memimpin rapat koordinasi (rakor) dan kunjungan/sidak oleh Tim ke Pasar Hamadi dan ke gudang Bulog Divre Papua. Lebih lanjut beliau menekankan perlunya koordinasi yang lebih intensif baik dinas yang menanganani komoditas, Satgas Pangan, dan pihak terkait. "Walaupun kondisi stok pangan aman, kita tetap harus waspada terhadap potensi timbulnya masalah lonjakan harga, terutama yang diakibatkan jalur distribusi.” jelasnya. Sementara itu, Kepala Perum BULOG Divre Papua, Fauzi Muhammad menyampaikan bahwa jajarannya telah menyiapkan pasokan bahan pangan dan strategis di beberapa titik kabupaten dan kota. Bahan pangan seperti beras, minyak, gula, bawang merah, dan bawang putih sudah kami siapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan," tuturnya. Hal lain yang disampaikan oleh perwakilan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), mereka akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada pangan kedaluwarsa yang beredar di masyarakat. Dari Pertamina juga sudah menyiapkan tambahan pasokan BBM untuk menjaga kelancaran distribusi pangan. Sedangkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan terus menyelenggarakan bazar pangan murah di beberapa wilayah kabupaten/kota. Menurut Elia Louoatty, pihaknya akan melakukan pemantauan distribusi pangan. "Saya meminta, agar para distributor membuat komitmen dengan para pengecer untuk tidak menaikkan harga terlalu tinggi," ujar Elia. "Kami atas nama pemerintah dan rakyat Papua, tolong jangan menggunakan hari raya besar keagamaan lalu karena banyak orang beli, kau kasih naik, tidak perlu, yang wajar-wajar saja." lanjutnya. Senada dengan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra, Satgas Pangan Provinsi Papua menjelaskan, pelaku usaha sebagai ujung tombak dalam fluktuasi harga dihimbau agar tidak memanfaatkan momen ini untuk melakukan spekulasi dengan menjual harga di atas kewajaran. "Kami sudah melakukan pengawasan melekat, sehingga ketika ada indikasi kenaikan harga, kami langsung turun ke lokasi" jelasnya.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...