Jelang Idul Fitri 1439 H, Kementan Ajak Tim Sergap Turun Kelapangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 13 Jun, 2018

Views: 141


Tiga hari jelang Idul Fitri 1439 H, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian turun  langsung ke lapangan untuk  mengakselerasi Penyerapan Gabah Petani (Sergap).


"Upaya yang kami lakukan ini untuk memantapkan pengisian Cadangan Beras Pemerintah (CBP), khususnya di Provinsi Jawa Barat yang merupakan salah satu provinsi sentra produksi padi," ujar Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tri Agustin Satriani,  dalam pengawalan Sergap di Jawa Barat yang mencakup wilayah Sukabumi, Karawang, Subang, Bekasi, Indramayu dan Majalengka, Rabu (13/6) di Sukabumi.


Menurut Tri Agustin, upaya pengawalan Sergap jelang dan pasca Idul Fitri ini sangat strategis dalam memanfaatkan momen panen yang masih berlangsung di beberapa area di Jabar untuk disergap oleh BULOG.


"Momentum sergab sekarang ini sangat penting  untuk mengoptimalkan pengisian cadangan beras pemerintah," tambah Tri Agustin.


Berdasarkan hasil terjun lapangan untuk melakukan sergap, Tim Sergap berhasil memediasi transaksi antara Poktan/Gapoktan dan Penggilingan dengan Bulog Divre Jabar, antara lain di wilayah Sukabumi, Karawang, Bekasi, Majalengka dan Indramayu.


"Meskipun rata-rata harga GKP berkisar antara Rp 4.300,- sampai  Rp 4.700,- per kilogram, namun BULOG tetap dapat melakukan Sergap dengan harga beras Rp8.030,- per kilogram" tegas Tri.


Menurut Tri, hal ini dimungkinkan karena Bulog melibatkan penggilingan lokal untuk mengolah gabah petani secara efisien.


Dalam kondisi lokasi panen yang semakin meluas, menurut Tri,  potensi sergap akan semakin meningkat pasca Idul Fitri.


Secara keseluruhan hasil serap gabah di wilayah Jawa Barat di kelima kab/kota, Rabu (13/6) sebesar 306,1 ton setara beras. Sedangkan target sergap yang ditetapkan di Jawa Barat dari Januari sampai Agustus 2018 sebesar 450.000 ton, dengan total realisasi hingga 12 Juni 2018 mencapai 151.932 ton (42,24%).


Adapun target harian yang ditetapkan sebesar 2107 ton setara beras.


Dalam kesempatan ini, Tim serap gabah (Sergap) Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian terjun bersama-sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan/Dinas Pangan Kabupaten, Penyuluh Kecamatan dan Perum BULOG serta Satgas TNI di Jawa Barat.

Berita Terkait

  • Sinergi dan Kemitraan Kunci Peningkatan Lumbung Pangan Masyarakat


    Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Risfaheri, yang baru sehari dilantik, langsung  melakukan kunjungan lapangan untuk melihat kegiatan pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM).


    Kunjungan tersebut dilakukan di sela-sela Pertemuan Evaluasi Kegiatan BKP 2018 dan Perencanaan  2019 di Yogyakarta, (12-14/11).


    "Sesuai arahan Kepala BKP, kami diminta membuat inovasi dan terobosan-terobosan. Tidak bekerja dengan pola lama. Makanya kami langsung turun ke lapangan," ujar Risfaheri.


    Kunjungan dilakukan bersama Kepala Badan Ketahanan Pangan Provin...

  • Harga Pangan Pokok di Kota Yogyakarta Stabil

    *Harga Pangan Pokok di Kota Yogyakarta Stabil*


    Pemerintah berupaya keras mengantisipasi terjadinya fluktuasi harga pangan menjelang akhir tahun melalui peningkatan produksi dan perbaikan tata niaga sebagai solusi permanen mengatasi gejolak harga pangan.


    Demikian dikatakan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi seusai mengunjungi Pasar Beringharjo Kota Yogyakarta, Selasa (13/11).


    Setelah melihat langsung kondisi pasokan dan perkembangan harga pangan pokok dan strategis di Kota Yogyakarta, Agung memgungkapkan bahwa harga komoditas pangan pokok dan strategis di Y...

  • Kepala BKP memimpin serah terima jabatan pimpinan tinggi pratama BKP

    Kepala BKP, Agung Hendriadi sebelum membuka Pertemuan Evaluasi kegiatan TA.2018 dan finalisasi RKA-KL TA. 2019 di Yogyakarta (13/11/18), mempimpin serah terima jabatan sekretaris BKP dan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP.

    Serah terima Sekretaris BKP antara Ir. Mulyadi Hendiawan M.M kepada Sekretaris BKP yang baru Dr. Ir. Riwanto M.M

    Dan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Ir. Riwantoro kepada Prof.Ir. Risfaheri, M.Sc yang semula sebagai Kepala Balai Besar Pasca Panen, Badan Litbang Kementerian Pertanian.

    Hadir dalam kesempatan tersebut Pejabat struktural lingkup Badan Ket...