Jelang Idul Fitri 1439 H, Kementan Ajak Tim Sergap Turun Kelapangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 13 Jun, 2018

Views: 68


Tiga hari jelang Idul Fitri 1439 H, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian turun  langsung ke lapangan untuk  mengakselerasi Penyerapan Gabah Petani (Sergap).


"Upaya yang kami lakukan ini untuk memantapkan pengisian Cadangan Beras Pemerintah (CBP), khususnya di Provinsi Jawa Barat yang merupakan salah satu provinsi sentra produksi padi," ujar Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tri Agustin Satriani,  dalam pengawalan Sergap di Jawa Barat yang mencakup wilayah Sukabumi, Karawang, Subang, Bekasi, Indramayu dan Majalengka, Rabu (13/6) di Sukabumi.


Menurut Tri Agustin, upaya pengawalan Sergap jelang dan pasca Idul Fitri ini sangat strategis dalam memanfaatkan momen panen yang masih berlangsung di beberapa area di Jabar untuk disergap oleh BULOG.


"Momentum sergab sekarang ini sangat penting  untuk mengoptimalkan pengisian cadangan beras pemerintah," tambah Tri Agustin.


Berdasarkan hasil terjun lapangan untuk melakukan sergap, Tim Sergap berhasil memediasi transaksi antara Poktan/Gapoktan dan Penggilingan dengan Bulog Divre Jabar, antara lain di wilayah Sukabumi, Karawang, Bekasi, Majalengka dan Indramayu.


"Meskipun rata-rata harga GKP berkisar antara Rp 4.300,- sampai  Rp 4.700,- per kilogram, namun BULOG tetap dapat melakukan Sergap dengan harga beras Rp8.030,- per kilogram" tegas Tri.


Menurut Tri, hal ini dimungkinkan karena Bulog melibatkan penggilingan lokal untuk mengolah gabah petani secara efisien.


Dalam kondisi lokasi panen yang semakin meluas, menurut Tri,  potensi sergap akan semakin meningkat pasca Idul Fitri.


Secara keseluruhan hasil serap gabah di wilayah Jawa Barat di kelima kab/kota, Rabu (13/6) sebesar 306,1 ton setara beras. Sedangkan target sergap yang ditetapkan di Jawa Barat dari Januari sampai Agustus 2018 sebesar 450.000 ton, dengan total realisasi hingga 12 Juni 2018 mencapai 151.932 ton (42,24%).


Adapun target harian yang ditetapkan sebesar 2107 ton setara beras.


Dalam kesempatan ini, Tim serap gabah (Sergap) Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian terjun bersama-sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan/Dinas Pangan Kabupaten, Penyuluh Kecamatan dan Perum BULOG serta Satgas TNI di Jawa Barat.

Berita Terkait

  • Semangat Lebaran, Sergap Idul Fitri Terus Digiatkan

    Kegiatan Serap Gabah/Beras Petani (Sergap) yang dilakukan Tim Sergap Kementerian Pertanian, TNI-AD, dan Perum Bulog terus diintensifkan sejak H+2 Lebaran. Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Sergap Idul Fitri dilaksanakan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mendorong realisasi kerja sama kemitraan antara Perum Bulog dengan Gapoktan dan perusahaan penggilingan padi.


    Dalam kesempatan ini Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi mengatakan "Keberadaan Tim Sergap sangat penting dalam mendukung kedaulatan pangan, utamanya dalam pemenuh...

  • Libur Lebaran: BKP Kementan realisasikan kontrak sergap Sub Divre Surakarta di 6 Kabupaten


    Untuk mengisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Bulog dan satgas sergap terus mempercepat pencapaian target penyerapan gabah (Sergap) di Propinsi Jawa Tengah.


    Seperti hari ini, Selasa (19/6) telah dilakukan penandatangan Order Pembelian (OP) antara Bulog dengan para mitra, termasuk Perpadi di Subdivre Surakarta yang  disaksikan langsung oleh Kepala BKP, Agung Hendriadi.


    "Jajaran Kementerian Pertanian dan Satgas Sergap terus bekerja saat libur lebaran ini, dan hari ini Kita menyaksikan penandatangan OP, kontrak menc...

  • Dari Pantauan BKP Kementan, Pasca Lebaran Stok dan Harga Pangan Stabil


    Dari hasil pantauan Tim P2H (Pemantau Pasokan dan Harga Pangan) Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian di sejumlah pasar di beberapa provinsi 3 hari pasca lebaran idulfitri, stok dan harga pangan stabil bahkan cenderung turun.


    Hal ini bisa dilihat dari hasil pantauan kepasar-pasar yang dilakukan pada tanggal 17 Juni 2018 sebagaimana dilaporkan berikut ini.


    Di Pasar Tamanan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pasokan pangan aman dan harga stabil, bahkan menurut para pedagang cenderung turun dibanding sebelum Idul Fitri, terutama telur ayam ras turun dari Rp. 20.500,-...