Jelang HBKN, TTIC Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 09 May, 2018

Views: 234

Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang dibentuk Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian bertujuan antara lain untuk meningkatkan efisiensi pasokan pangan dari produsen di wilayah sentra ke TTI di wilayah konsumen.


Demikian sambutan Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi yang dibacakan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro saat peresmian TTIC Daerah Banten di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Banten di Serang, Rabu (9/5).


“TTIC memiliki peran strategis sebagai sarana bagi Gapoktan/supplier/produsen pangan pokok  untuk memasarkan komoditas pangan,” ungkap nya.


Selain di Provinsi Banten, menurut Riwantoro, pada Tahun ini juga dikembangkan TTIC Daerah di 19 provinsi lainnya. “Pengembangan TTIC daerah diharapkan dapat menjadi cikal bakal terbentuknya lembaga distribusi pangan yang dapat mendorong terciptanya sistem distribusi pangan yang lebih efisien” tegas nya.


Terlebih jelang hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Idulfitri ini, lanjut Riwantoro, TTIC harus segera mempersiapkan dan merencanakan pemenuhan ketersediaan pangan pokok dan strategis sesuai dengan prognosa kebutuhan pangan selama HBKN, dan  mengatur pendistribusian pangan kepada masyarakat baik melalui TTI maupun secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Gelar Pangan Murah.


Sekretaris Daerah Banten, Ranta Soeharta yang meresmikan TTIC Daerah Banten menyebutkan bahwa peresmian ini sekaligus menunjukkan kesiapan daerahnya dalam upaya mewujudkan stabilitas harga dan pasokan pangan terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) jelang puasa dan idul fitri tahun 2018.


"Dinas Ketahanan Pangan Banten harus membuka informasi harga pasar seluas mungkin kepada masyarakat dan petani,  sehingga aksesbilitas terhadap pangan terbuka bagi semuanya," kata Ranta Soeharta.


Dalam acara ini, juga dilakukan ikrar dari gapoktan penerima PUPM-TTI terkait kesiapan pasokan kepada TTI di Banten, yang disampaikan perwakilan dari salah satu gapoktan PUPM.

Hal ini ditunjukkan dengan gapoktan yang langsung memasok sebanyak 628 ton beras  kepada TTI di wilayah Banten.


Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Ali Fadillah  menyampaikan bahwa harga pangan di TTIC adalah Beras Rp 8.500/kg, cabai merah Rp 25.000/kg, Bawang merah Rp 23.000/kg, Daging sapi Rp 80.000/kg, telur ayam Rp 22.000/kg, Minyak goreng Rp 11.000/liter, dan gula Rp 11.000 /kg.


Hadir dalam launching antara lain: Sekda Provinsi Banten, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Kepala Dinas  Ketahanan Pangan Provinsi Banten, perwakilan divre Bulog DKI Jakarta - Banten, Gapoktan penerima PUPM Se-Provinsi Banten.

Berita Terkait

  • BKP Kementan Dorong Perum Bulog Subdivre Subang dan Subdivre Indramayu Tingkatkan Serapan Gabah

    Untuk meningkatkan serapan gabah/beras (sergap) petani oleh Bulog untuk mengisi cadangan beras pemerintah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi memimpin Rapat Koordinasi Sergap di Kantor Sub Divre Bulog Subang, Rabu (18/7).


    "Pertemuan ini sangat penting untuk mempercepat serapan gabah/beras petani, sehingga bisa memenuhi target yang ditetapkan," kata Agung.


    Agung yang juga Ketua I Pelaksana Sergap menambahkan,  serapan beras subdrive Subang dan Indramayu masih dibawah target harian, untuk itu perlu kerja keras  mendorong pencapaian target.


    Targ...

  • Kepala BKP Kementan Pimpin Rakor Sergap di Sumatera Selatan

    Dalam upaya percepatan serapan gabah petani (sergap) Kepala Badan Ketahanan Pangan,  Agung Hendriadi meminta Tim Sergap untuk bekerja keras dan terus melakukan kegiatan dilapangan.


    "Sampai saat ini realisasi serapan beras sub divre Bulog Sumatera Selatan baru mencapai 5.930 ton dari target 67.623 ton. Jumlah pengadaan beras harus bisa lebih tinggi lagi, dan dapat dicapai dengan kerja keras serta turun langsung ke lapangan," Ujar Agung dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Serap Gabah/Beras di Divre Bulog Sumatera Selatan, Selasa (17/7/2018).


    "Sergap ini untuk men...

  • Serap Gabah Untuk isi Cadangan Beras Pemerintah

    Tim  Sergap (serap gabah petani) terus mendorong pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di berbagai sentra produksi padi melalui kerja sama dengan Mitra Perum BULOG. Hal ini gencar dilakukan sebagai upaya akselerasi percepatan pencapaian target pada periode Juli - Agustus 2018.


    Menurut Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Benny Rachman, untuk mengejar ketertinggalan capaian pengadaan beras, perlu partisipasi semua pihak, terutama dari Mitra Perum BULOG.


    "Kami mohon kontribusi dari para Mitra untuk berpartisipasi memperkuat cadang...