Jelang HBKN, TTIC Siap Penuhi Kebutuhan Pangan Masyarakat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 09 May, 2018

Views: 287

Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang dibentuk Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian bertujuan antara lain untuk meningkatkan efisiensi pasokan pangan dari produsen di wilayah sentra ke TTI di wilayah konsumen.


Demikian sambutan Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi yang dibacakan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro saat peresmian TTIC Daerah Banten di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Banten di Serang, Rabu (9/5).


“TTIC memiliki peran strategis sebagai sarana bagi Gapoktan/supplier/produsen pangan pokok  untuk memasarkan komoditas pangan,” ungkap nya.


Selain di Provinsi Banten, menurut Riwantoro, pada Tahun ini juga dikembangkan TTIC Daerah di 19 provinsi lainnya. “Pengembangan TTIC daerah diharapkan dapat menjadi cikal bakal terbentuknya lembaga distribusi pangan yang dapat mendorong terciptanya sistem distribusi pangan yang lebih efisien” tegas nya.


Terlebih jelang hari besar keagamaan seperti Ramadhan dan Idulfitri ini, lanjut Riwantoro, TTIC harus segera mempersiapkan dan merencanakan pemenuhan ketersediaan pangan pokok dan strategis sesuai dengan prognosa kebutuhan pangan selama HBKN, dan  mengatur pendistribusian pangan kepada masyarakat baik melalui TTI maupun secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Gelar Pangan Murah.


Sekretaris Daerah Banten, Ranta Soeharta yang meresmikan TTIC Daerah Banten menyebutkan bahwa peresmian ini sekaligus menunjukkan kesiapan daerahnya dalam upaya mewujudkan stabilitas harga dan pasokan pangan terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) jelang puasa dan idul fitri tahun 2018.


"Dinas Ketahanan Pangan Banten harus membuka informasi harga pasar seluas mungkin kepada masyarakat dan petani,  sehingga aksesbilitas terhadap pangan terbuka bagi semuanya," kata Ranta Soeharta.


Dalam acara ini, juga dilakukan ikrar dari gapoktan penerima PUPM-TTI terkait kesiapan pasokan kepada TTI di Banten, yang disampaikan perwakilan dari salah satu gapoktan PUPM.

Hal ini ditunjukkan dengan gapoktan yang langsung memasok sebanyak 628 ton beras  kepada TTI di wilayah Banten.


Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Ali Fadillah  menyampaikan bahwa harga pangan di TTIC adalah Beras Rp 8.500/kg, cabai merah Rp 25.000/kg, Bawang merah Rp 23.000/kg, Daging sapi Rp 80.000/kg, telur ayam Rp 22.000/kg, Minyak goreng Rp 11.000/liter, dan gula Rp 11.000 /kg.


Hadir dalam launching antara lain: Sekda Provinsi Banten, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Kepala Dinas  Ketahanan Pangan Provinsi Banten, perwakilan divre Bulog DKI Jakarta - Banten, Gapoktan penerima PUPM Se-Provinsi Banten.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan didaulat menjadi Anggota FANRes International Network

    Yogyakarta. Dihadapan pengurus *_FANRes Onganization_* dan peserta  konferensi, Kepala Badan Ketahanan Pangan didaulat menjadi Anggota  *Food, Agriculture, and Natural Resources* *_(FANRes)_* di Ballroom Cavinton Hotel,Yogyakarta, Kamis (13/09).


    Penobatan Agung sebagai Anggota FANRes dilakukan oleh Prof. Yuli Witono selaku President of FANRes International Network.


    Konferensi Internasional tentang Pangan, Pertanian, dan Sumber Daya Alam (FANRes) telah diadakan sebanyak empat kali. Deklarasi International FANRes dimotivasi oleh persepsi dan semangat yang sama untuk mendukung keamana...

  • KRPL Kementan Hemat Pengeluaran Rumah Tangga

    Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kamis (13/9), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengajak  masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam sayuran.

    "Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan solusi bagi pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat sekaligus efisiensi pengeluaran rumah tangga saat ini," kata Agung.

    KRPL merupakan gerakan Diversifikasi pangan melalui Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan berbasis sumber daya lokal dan pelestarian sumber daya genetik melalui pengembangan Kebun ...

  • Kepala BKP Kementan Jelaskan Strategi Meningkatkan Daya Saing Pertanian

    Yogyakarta- Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menjadi keynote speaker pada acara An International on Food, Agriculture, and Natural Resources Conference (FANRes) yang diselenggaraka di Ballroom Cavinton Hotel, Yogyakarta, Kamis (13/09).


    Pelaksanaan FANRes diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan tujuan untuk mengembangkan produk pertanian melalui pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan dan peningkatan daya saing produk pertanian melalui pengembangan agro-technopreneurship.


    Mengawali acara, Agung menyampaikan tantang...