Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan, TTIC Daerah Terus Bertambah

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 09 May, 2018

Views: 573

Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan, TTIC Daerah Terus Bertambah


Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pangan menjelang Ramadhan,  pemerintah Provinsi Aceh melakukan Peresmian Toko Tani Indonesia Center (TTIC), TTIC menggelar pangan pokok strategis dengan harga yang murah dan berkualitas kepada masyarakat di Bandar Baru Lamprit, Banda Aceh, Rabu (9/5/18).


Dalam sambutan tertulisnya Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi yang dibacakan Kepala Bagian Evaluasi dan Pelaporan BKP Hasanudin Rumra menyebutkan bahwa TTIC di daerah merupakan upaya sinergitas di tingkat pusat dan daerah terutama pada masa hari besar keagamaan nasional (HBKN).


"Ini adalah salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan sebagai bagian dalam pembangunan ketahanan pangan" ungkap nya.


Selanjutnya dikatakan Hasan, TTIC merupakan lembaga yang dibentuk untuk meningkatkan efisiensi pasokan pangan dari produsen di wilayah sentra ke TTI di wilayah konsumen.


"TTIC juga merupakan sarana bagi gapoktan/supplier pangan pokok strategis untuk memasarkan komoditas pangan" tegas nya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Aceh Darmawan dalam sambutan nya juga mengungkapkan bahwa kebutuhan pangan harus tersedia hingga ke daerah-daerah terpencil, selain jumlah dan cadangan pangan harus cukup, bahan pangan itu juga harus bermutu,aman,bersih dan halal serta berbasis pada potensi pangan lokal.


"Dengan demikian terjadinya rawan pangan dan gizi dapat diantisipasi sejak dini" tegas nya.


Selanjutnya Darmawan mengungkapkan bahwa Perhatian pemerintah Aceh bukan hanya fokus pada peningkatan produksi dan produktivitas petani saja tapi juga menyangkut kemudahan distribusi dan penjualan agar lebih cepat dan menguntungkan bagi para pihak, petani ataupun konsumen.


"Program tersebut kita namakan "Aceh Troe" yang tujuan utamanya mengurangi kerawanan pangan, mengembangkan kawasan lumbung pangan serta mewujudkan ketersediaan pangan untuk  mencapai Program Aceh Hebat tahun 2022” tegas nya.


Dalam acara yang mendapat antusiasme masyarakat ini, dijual berbagai bahan pangan pokok strategis berkualitas dan terjangkau, antara lain  beras Rp. 42.500/5kg, gula 12.000/kg, daging sapi beku 105.000/kg, minyak goreng 13.000/liter, telur 1.150/butir, cabe merah 30.000/kg dan bawang merah aceh 32.000/kg.


Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pangan Aceh dan para Kepala Dinas Provinsi Aceh, Bulog, perwakilan BI, Gapoktan PUPM, Perwakilan TTI, Distributor Pangan Pokok dan Strategis, Asosiasi dan Masyarakat yamg memadati lokasi acara.

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...