JAGA HARGA PANGAN, BADAN KETAHANAN PANGAN GELAR BAZAR MURAH

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 08 Apr, 2016

Views: 157

Jakarta, 7 April 2016 , Sebagai upaya dalam menjaga harga pangan pokok ditingkat konsumen, Badan Ketahanan Pangan kembali mengelar Bazar Murah di tiga lokasi pasar, yakni Pasar Cijantung, Pasar Rawa Sari dan Pasar Ciplak. Kegiatan Bazar Murah ini pantau langsung oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan bersama Sekretaris Badan Ketahanan Pangan. Dalam kegiatan bazar murah ini menjual bahan pangan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat sehari-hari, yakni beras, cabai dan bawang merah. Kegiatan bazar murah ini merupakan cara paling efektif untuk membuat harga komoditas panghan menjadi murah tanpa harus merugijkan petani. Petani untung, pedagang memperoleh margin yang wajar dan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan dengan harga murah dan terjangkau,” ujar Gardjita Budi (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian). Sedemikian pentingnya bazar murah ini, keberadaan TTI menjadi tak kalah penting. Dengan TTI menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan yakin rantai pasokan pangan dapat diperpendek 3 hingga 4 pelaku. “Dengan begitu, petani akan untung dan masyarakat dapat membeli pangan dengan harga murah”. Pada bazar murah di tiga lokasi pasar, beras dijual dengan harga Rp. 7.500/kg, bawang merah Rp. 10.000 per 3 ons, cabai rawit merah Rp. 7.000 per 2 ons, dan cabai merah keriting Rp, 9.000 per 3 ons. Kami menjual dalam takaran kecil agar tidak ada yang borong kemudian dijual lagi. Bazar murah ini khusus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari” tutur Kepala Badan Ketahanan Pangan. Kegiatan bazar murah ini mendapat respon dari masyarakat disekitarnya terlihat dari antusias masyarakat untuk membeli produk pangan murah ini. Masyarkat sekitarnya mengaku senang dengan digelarnya bazar murah bisa mendapat bahan pangan dengan harga murah dibanding yang dijual di pasar.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...