Indonesia Siap Tingkatkan Hubungan Kemitraan Dengan FAO

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 25 Jun, 2014

Views: 118

Pada tanggal 20 Juni 2014 dalam rangkaian pertemuan FAO Council 149, Kepala Badan BKP selaku ketua Delri memimpin delegasi RI beserta Duta Besar RI di Roma dalam pertemuan Bilateral dengan Direktur Jenderal FAO guna membahas berbagai hal terkait dengan upaya peningkatan kerja sama kedua belah pihak. Hal ini mengingat FAO telah menawarkan kepada Indonesia untuk meningkatkan bentuk kerja sama dari “Country Representative”  menjadi “New Partnership and Liaison Office”. Tawaran ini diberikan kepada 20 negara yang dianggap telah masuk ke dalam level Middle Income Country, termasuk Indonesia. Dalam kelompok Asia, selain Indonesia, tawaran ini juga diberikan kepada Korea Selatan, China, India, dan Malaysia

Terkait dengan partisipasi Indonesia pada Sidang Dewan FAO, Dirjen FAO menyampaikan apresiasi terhadap delegasi Indonesia mengingat dalam setiap pertemuan FAO, Indonesia selalu mengirim delegasi yang representatif dan berpartisipasi aktif serta memberikan masukan. Selanjutnya, Dirjen FAO juga menyampaikan terima kasih kepada Indonesia terkait dengan pembahasan kerja sama RI-FAO ke depan melalui New Partnership and Liasson Office. 

Pemri menyambut baik tawaran kerja sama the New Partnership and Liasson Office dari FAO yang dinilai membuka kesempatan untuk melakukan peningkatan kerja sama, antara lain melalui pembentukan Steering Committee sebagai wadah/pintu informasi yang dapat menampung dan mengawasi seluruh kerja sama antara RI-FAO. Pemri telah siap untuk memulai pembahasan peningkatan kerja sama dimaksud.

Untuk itu, kedua belah pihak sepakat agar pada tahap awal kemitraan dibangun atas kerja sama yang sudah ada sebelumnya, secara bertahap. Selanjutnya, sesuai perkembangan dan kemampuan Indonesia.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...