Gorontalo Optimis 2018 Serap Gabah dan Jagung Petani

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Mar, 2018

Views: 208

Dengan ditetapkan nya fleksibilitas harga pembelian gabah/ beras oleh Bulog sebesar 20% dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) diharapkan Bulog dapat memenuhi target penyerapan lebih optimal. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi pada saat memimpin Rapat Kordinasi Serap Gabah Petani (Sergab) Provinsi Gorontalo hari ini Selasa (13/2).

"Dengan kelenturan tersebut saya harap Bulog mampu menyerap sesuai target sebesar 2,2 juta ton sampai dengan Juni 2018" tegas Agung.

Selain itu, menurut Agung, mekanisme Sergap saat ini Bulog menggandeng TNI AD dalam hal ini Dandim yang akan berperan sebagai mitra Bulog dan didukung oleh BRI selaku penyedia pendanaan untuk mempermudah proses pembelian gabah.

Dalam kesempatan ini, Asisten I Pemerintahan Provinsi Gorontalo Anis Naki mengakui bahwa operasi Sergap ini sangat penting bagi upaya pengendalian harga pangan.

 Rakor dihadiri jajaran pemerintah propinsi Gorontalo, kabupaten/kota, unsur forkopinda, TNI, BRI, sub divre Bulog, akademisi dan stakeholder lainnya.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...