Gerakan Cinta Pangan Lokal Dan Konsumsi Menu Beragam, Bergizi, Seimbang Dan Aman (B2sa)

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Jun, 2015

Views: 422

Jakarta (BKP). Dalam rangka membudayakan pola konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) untuk hidup sehat, aktif dan produktif, maka Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PKKP) Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian kembali mengadakan kegiatan Senam Bersama dan Sarapan Sehat dengan Menu B2SA pada Car Free Day (CFD) pada hari Minggu, 14 Juni 2015 di lokasi Pasar Organik Jakarta, Jl. Sunda (samping sarinah plaza).

Tujuan diadakannya gerakan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi pangan lokal dengan menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Kegiatan ini diisi dengan pameran dan icip-icip pangan lokal berupa nasi jagung dan mie goreng sayur dari tepung mocaf,  buah dan sayur lokal (pisang, urap), jus jambu merah dan kacang hijau,  serta display Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) perkotaan. Acara dimulai dengan pembagian kaos B2SA kepada para pengunjung CFD yang selanjutnya digunakan untuk senam bersama. Setelah senam bersama, acara dilanjutkan dengan orasi singkat dari Ibu Kepala Pusat PKKP, Ir. Sri Sulihanti, M.Sc tentang menu B2SA serta pembagian goody bag berisi mie sayur dari tepung mocaf, beras jagung, aneka kue dari pangan lokal, kipas, dll. Kemudian pembagian nasi jagung beserta lauknya, mie goreng mocaf, jus jambu dan sari kacang hijau, serta pisang untuk dimakan di tempat. Acara ditutup dengan jalan sehat dengan membawa spanduk  “Sehat dengan Pangan Lokal”.

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...