Geliat Lumbung Sri Pangan untuk Ketahanan Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Mar, 2018

Views: 207

Lumbung Sri Pangan merupakan Lumbung Pangan Masyarakat yang dikelola oleh Kelompok Tani Sri Maju. Tepatnya berada di Desa Seburing Kec. Semparuk Kab. Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Lumbung Pangan  dengan luas 6x6m saat ini terisi 2,5 ton, sedangkan yang ada di masyarakat sebanyak 828 kg. Menurut Ketua Poktan Sri Maju, Sarkauli, lumbung pangan milik kelompoknya melayani simpan pinjam berupa padi ke anggota poktan. 

 

“Anggota yang meminjam padi satu karung yang berisi 50 kg, wajib mengembalikan ke lumbung 55 kg.” Ujar Sarkauli. Pengembalian tersebut ditetapkan dalam satu musim panen. “Begitu juga halnya apabila ada anggota yang meminjam dalam bentuk saprodi, wajib mengembalikan dalam bentuk padi dengan penambahan 5 kg berdasarkan perhitungan kapasitas pupuk yang dipinjam.” Tambah Sarkauli. 

 

Anggota kelompok meminjam dalam bentuk padi dan mereka membawa padi tersebut ke penggilingan. Saat ini harga GKP setempat antara Rp. 4.700 – Rp.4.800. Dalam bentuk beras di penggilingan berada pada kisaran harga Rp. 8.000- Rp.9.000 dengan rendemen 60%. Varietas yang banyak ditanam anggota kelompok adalah Cilosari, Inpari dan Mandiri. 

 

Dari aktivitas simpan pinjam tersebut, kelompok lumbung pangan yang berdiri tahun 2015 ini berkembang anggotanya. Pada awal berdiri hanya beranggotakan 23 orang, berkembang menjadi 51 orang. Saat ini dana kelompok lumbung ini sebesar Rp. 10.265.000,-. 

 

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Riwantoro, didampingi perwakilan dari Dinas Pangan, peternakan dan kesehatan hewan Provinsi Kalimantan Barat pada hari Jumat (16/3) melakukan kunjungan ke Lumbung Sri Pangan ini.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...