Gelar Pangan Nusantara 2015

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 16 Sep, 2015

Views: 272

Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. Amran Sulaiman, MS membuka Gelar Pangan Nusantara 2015 di Padang, Sumatera Barat. Acara tersebut juga dihadiri oleh Pelaksana harian (Plh) Gubernur Sumatera Barat Ali Asmar, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Gardjita Budi, dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumbar Effendi.

Kegiatan ini dilaksanakan di Padang pada tanggal 15-18 September 2015 dan merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Provinsi Sumbar. Dalam kegiatan ini tema yang diangkat Strategi Pengembangan Pangan Daerah Berbasis Sumber Daya Lokal.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Gardjita Budi) mengatakan bahwa, Gelar Pangan Nusantara 2015 sangat strategis dalam mengangkat potensi pangan lokal yang ada di daerah guna mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan. Gelar Pangan Nusantara ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap salah satu sumber pangan tertentu. Dengan menkonsumsi pangan lokal, masyarakat akan lebih mengapresiasi pangan dari daerah sendiri dan pentingnya pangan yang beragam bergizi seimbang.

Rangkaian Kegiatan selama Gelar Pangan Nusantara 2015 adalah: Pameran yang menampilkan aneka ragam pangan segar dan olahan yang berasal dari sumber daya lokal di seluruh Nusantara; Workshop dengan Tema “Strategi Pengembangan Pangan Daerah Berbasis Sumber Daya Lokal” Merupakan kerjasama antara Badan Ketahanan Pangan Kementan dengan Kemenko Bidang Perekonomian Republik Indonesia; Talk Show  dengan tema  “Usaha Pangan Lokal Sebagai Penggerak Ekonomi Daerah” menampilkan pembicara Prof. Ahmad Subagio dan Nurmahmudi Ismail (Walikota Depok) dan Kiat-kiat membangun Bisnis Pangan Lokal, menampilkan pengusaha lokal di Sumatera Barat yang sukses mengembangkan pangan lokal;  Bazar Pangan Murah, menyediakan aneka produk pangan pokok dan strategis bagi pengunjung pameran dengan harga yang relatif murah. Bekerja sama dengan Bulog Mart setempat;  Wisata Edukasi, melibatkan peserta yaitu anak sekolah di wilayah Kota Padang; dan  Demo Masak

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...