Focus Group Discussion (FGD) Kajian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 27 May, 2017

Views: 223

Bogor (26 Mei), Menindaklanjuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI pada tanggal 24 April 2017, Badan Ketahanan Pangan Cq. Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Kajian tentang Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada tanggal 26 Mei 2017, di Bogor – Jawa Barat. Acara FGD tersebut dibuka oleh Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan dan dihadiri oleh Prof. (Riset) Dr. Ir. Achmad Suryana MS, Entang Sastraatmadja dari Petani Center, Khudori dari Metro TV, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, dan lingkup Badan Ketahanan Pangan. FGD ini dilaksanakan untuk menghimpun bahan masukan dalam Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Pemerintah terkait Efektivitas Pelaksanaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2017. Dalam pertemuan FGD tersebut : (1) Melakukan pembahasan hasil Kajian Efektivitas Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di 5 (lima) kota yakni: Kota Jakarta Barat, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Surabaya, dan Kota Makassar; (2) Meminta saran dan masukan kepada Tim Kajian dalam penyempurnaan Kajian Kebijakan tentang Efektivitas Pelaksanaan Kegiatan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...