FGD Kajian Pengembangan Distribution Center Pangan Pokok dan Strategis

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 27 Jun, 2017

Views: 146

Bogor (26 Mei), Menindaklanjuti arahan Komisi IV DPR RI terkait Kajian Kebiijakan Pengembangan Distribution Center Pangan Pokok dan Strategis, Badan Ketahanan Pangan – Kementerian Pertanian melakukan beberapa kegiatan untuk mendukung Kajian Distribution Center, dan pada hari ini Jum’at tanggal 26 Mei 2017 di Bogor Jawa Barat, dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) ke-2 Kajian Kebijakan Pengembangan Distribution Center Pangan Pokok dan Strategis. Acara FGD tersebut dibuka oleh Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, dengan narasumber Tim Kajian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu: Prof. Marimin, Prof. Eriyatno dan hadir juga Prof. Bustanil Arifin, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerwanan Pangan, Perwakilan dari Pengembangan Distribution Center Pangan Pokok dan Strategis di 5 (lima) kota diantaranya: Kota Jakarta Barat, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kota Surabaya, Kota Makassar, dan lingkup Badan Ketahanan Pangan. Tujuan diadakannya FGD ke-2 adalah (1) Melakukan pembahasan hasil Kajian Pengembangan Distribution Center Pangan dan Strategis di 5 (lima) kota; (2) Meminta saran dan masukan kepada Tim Kajian dari IPB dan perwakilan dari 5 (lima) kota dalam penyempurnaan Kajian Pengembangan Distribution Center Pangan Pokok dan Strategis.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...