Diversifikasi Pangan Perbaiki Pola Konsumsi dan Gizi Masyarakat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 18 Oct, 2017

Views: 402

Dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVII, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Lokal Tingkat Nasional. Lomba yang bertujuan sebagai upaya mendukung penganekargaman konsumsi pangan itu diikuti Tim Penggerak PKK dari 34 provinsi seluruh Indonesia di Makodam XII/ Tanjungpura, Kalimantan Barat. Peserta lomba menampilkan beragam menu yang siap dihidangkan untuk satu hari, yaitu sarapan dan makan malam. Untuk menu makan siang dilakukan live cooking pada saat perlombaan. Dalam menyusun menu, wajib menggunakan bahan pangan lokal sumber karbohidrat selain beras dan terigu, maupun produk turunannya.

Saat mengunjungi peserta lomba, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, berpesan agar berbagai menu pangan lokal yang dilombakan harus diterapkan mulai dari rumah tangga hingga lingkungan masyarakat. "Saya berharap Lomba Cipta Menu ini tidak sebatas kampanye dan jangan hanya dimaknai sebagai acara seremonial saja, namun sebagai salah satu upaya di mana ibu-ibu peserta menjadi duta konsumsi pangan B2SA bagi masyarakat di sekitarnya," kata Agung. Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tri Agustin Satriani, menjelaskan bahwa upaya penganekaragaman konsumsi pangan yang dilakukan tidak bermaksud mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, baik sumber karbohidrat, protein, dan vitamin serta mineral. Dengan demikian diharapkan kualitas gizi masyarakat menjadi lebih baik. "Melalui lomba ini peserta diharapkan dapat mengembangkan kreasi resep menu beragam bergizi seimbang untuk diterapkan dalam menu keluarga sehari hari" jelas Tri Agustin Satriani. Lomba Cipta Menu dimaksudkan untuk membangun inovasi dan melestarikan menu pangan lokal masyarakat yang ada disetiap daerah sebagai kearifan lokal. Untuk itu, kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga harus memahami bagaimana menyajikan menu pangan beragam, bergizi seimbang dan aman bagi keluarganya. Upaya penganekaragaman pangan sangat didukung dengan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia yang melimpah. Indonesia memiliki kekayaan pangan, seperti sumber karbohidrat sebanyak 77 jenis, kacang-kacangan sebanyak 96 jenis, buah-buahan sebanyak 389 jenis dan sayuran sebanyak 228 jenis. Ini merupakan modal utama dalam menambah kekayaan bentuk dan gizi makanan.

Dalam lomba ini dihadirkan dewan juri yang kompeten yaitu Ahli Gizi IPB, Ketua Pokja III TP PKK Pusat, Redaktur Femina, PHRI dan Sisca Soewitomo. Hasil lomba akan diumumkan pada Rabu, 18 Oktober 2017, dan hadiah pemenang akan diserahkan pada acara puncak pembukaan HPS, Kamis, 19 Oktober 2017.

Pemenang Lomba Cipta Menu Tahun 2017 : Juar 1 : TP PKK kab. Tulungagung, Jawa Timur Juara 2 : TP PKK Kab. Semarang, Jawa Tengah Juara 3 : TP PKK Kab. Bengkulu Tengah, Bengkulu Harapan 1 : TP PKK kota Depok, Jawa Barat Harapan 2 : TP PKK KKab Pesawaran Harapan 3 : Kota Cilegon, Banten

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...