Diversifikasi Pangan Perbaiki Pola Konsumsi dan Gizi Masyarakat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 18 Oct, 2017

Views: 513

Dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) XXXVII, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Lokal Tingkat Nasional. Lomba yang bertujuan sebagai upaya mendukung penganekargaman konsumsi pangan itu diikuti Tim Penggerak PKK dari 34 provinsi seluruh Indonesia di Makodam XII/ Tanjungpura, Kalimantan Barat. Peserta lomba menampilkan beragam menu yang siap dihidangkan untuk satu hari, yaitu sarapan dan makan malam. Untuk menu makan siang dilakukan live cooking pada saat perlombaan. Dalam menyusun menu, wajib menggunakan bahan pangan lokal sumber karbohidrat selain beras dan terigu, maupun produk turunannya.

Saat mengunjungi peserta lomba, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, berpesan agar berbagai menu pangan lokal yang dilombakan harus diterapkan mulai dari rumah tangga hingga lingkungan masyarakat. "Saya berharap Lomba Cipta Menu ini tidak sebatas kampanye dan jangan hanya dimaknai sebagai acara seremonial saja, namun sebagai salah satu upaya di mana ibu-ibu peserta menjadi duta konsumsi pangan B2SA bagi masyarakat di sekitarnya," kata Agung. Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tri Agustin Satriani, menjelaskan bahwa upaya penganekaragaman konsumsi pangan yang dilakukan tidak bermaksud mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, baik sumber karbohidrat, protein, dan vitamin serta mineral. Dengan demikian diharapkan kualitas gizi masyarakat menjadi lebih baik. "Melalui lomba ini peserta diharapkan dapat mengembangkan kreasi resep menu beragam bergizi seimbang untuk diterapkan dalam menu keluarga sehari hari" jelas Tri Agustin Satriani. Lomba Cipta Menu dimaksudkan untuk membangun inovasi dan melestarikan menu pangan lokal masyarakat yang ada disetiap daerah sebagai kearifan lokal. Untuk itu, kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga harus memahami bagaimana menyajikan menu pangan beragam, bergizi seimbang dan aman bagi keluarganya. Upaya penganekaragaman pangan sangat didukung dengan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia yang melimpah. Indonesia memiliki kekayaan pangan, seperti sumber karbohidrat sebanyak 77 jenis, kacang-kacangan sebanyak 96 jenis, buah-buahan sebanyak 389 jenis dan sayuran sebanyak 228 jenis. Ini merupakan modal utama dalam menambah kekayaan bentuk dan gizi makanan.

Dalam lomba ini dihadirkan dewan juri yang kompeten yaitu Ahli Gizi IPB, Ketua Pokja III TP PKK Pusat, Redaktur Femina, PHRI dan Sisca Soewitomo. Hasil lomba akan diumumkan pada Rabu, 18 Oktober 2017, dan hadiah pemenang akan diserahkan pada acara puncak pembukaan HPS, Kamis, 19 Oktober 2017.

Pemenang Lomba Cipta Menu Tahun 2017 : Juar 1 : TP PKK kab. Tulungagung, Jawa Timur Juara 2 : TP PKK Kab. Semarang, Jawa Tengah Juara 3 : TP PKK Kab. Bengkulu Tengah, Bengkulu Harapan 1 : TP PKK kota Depok, Jawa Barat Harapan 2 : TP PKK KKab Pesawaran Harapan 3 : Kota Cilegon, Banten

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...