Direktur Bank Dunia untuk Asia Pasifik Tawarkan Kerjasama dengan Indonesia

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 04 Sep, 2018

Views: 550

Copenhagen-Denmark, di sela-sela acara World Food Summit_ " Better Food for More People ", Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi melakukan Billateral Meeting dengan Nathan M.Belete selaku Direktur World Bank untuk Asia Timur dan Asia Pasific di Borsen-Copenhagen (30/08) waktu Denmark.


Mengawali billateral, Agung menyampaikan bahwa KTT saat ini lebih fokus pada bagaimana negara-negara membuat rencana aksi untuk mewujudkan pangan yang lebih berkualitas, fokus negara-negara berkembang dan negara maju sudah melangkah kedepan bukan hanya peningkatan produksi saja, namun sudah mengarah ke _food industry_dan food safety.


Hal senada disampaikan Nathan,  menurutnya _food safety_ merupakan bagian dari ketahanan pangan. Untuk itu pihaknya,  menawarkan kerjasama  pengembangan _food sacurity_ and _food safety_ di Indonesia.


" _I need to offer this collaboration and hopefully we can discuss it as soon as possible_ ," ujar Nathan


Agung menyambut baik rencana penawaran tersebut, dan berharap dapat segera terwujud.


" _I'm most welcome, and we can meet in Jakarta as soon as possible_ ," respon Agung.


Dalam konteks ini Agung berharap, World Bank lebih meningkatkan perannya dalam mewujudkan ketahanan pangan pada setiap level dari negara hingga level individu, khususnya negara-negara Asia Tenggara dan Asia Pasifik secara umum. Sedangkan untuk Indonesia, menurut Agung, World Bank sudah menjalin kerjasama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan _highland agriculture_.


Agung berharap, dengan adanya rencana perluasan kerjasama  ke arah _food security_ dan _food safety_ akan memperkuat *sistem* ketahanan pangan Indonesia.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...