Dewan Ketahanan Pangan Diminta Segera Berkreasi

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Mar, 2018

Views: 189

Jakarta (23/2) - Untuk menggapai Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia, para anggota Dewan Ketahanan Pangan (DKP) diminta segera berkreasi.

"Semua anggota Dewan Ketahanan Pangan perlu punya binaan sesuai potensi di daerah dan keahliannya masing-masing. Jadi, semua harus berkreasi. Dengan demikian, akan mendapatkan hasil nyata yang membanggakan," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, saat memberi pengarahan dalam Rapat Konsolidasi DKP di Jakarta, Jumat (23/2).

Amran Sulaiman juga berharap, agar para anggota DKP dapat memberikan pemikiran-pemikiran dan ide-ide menarik tentang bagaimana menyediakan pangan bagi rakyat.

"Saya sangat senang dan menghargai pemikiran dan ide-ide yang disampaikan, agar pangan kita selalu tersedia dan tidak ada penduduk yang kelaparan," jelas Amran dihadapan para anggota Pokja Ahli dan Pokja Pemberdayaan DKP.

Menteri Pertanian yang juga Ketua Harian DKP itu, memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini. Diantaranya, penyempurnaan regulasi, refokusing anggaran pada sektor-sektor produktif, modernisasi pertanian dan sebagainya.

"Dengan modernisasi alat-alat pertanian, saat ini ada 250 ribu anak muda yang berminat dan terjun menjadi petani. Jumlah ini akan terus meningkat, dan diharapkan mencapai satu juta orang pada tahun 2019 nanti," kata Amran.

Hal ini menurut Amran, karena pertanian semakin menarik anak-anak muda dan harga komoditi pertanian semakin menguntungkan.

Dalam Laporannya, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi yang juga Sekretaris DKP mengatakan, Rapat Konsolidasi DKP bertujuan merumuskan rencana kerja dalam setahun kedepan.

"Anggota DKP sekarang ini 60 persen wajah-wajah baru, dan 40 persen diisi anggota yang sudah eksis selama ini," ujar Agung.

Menurut Agung, dilakukannya pembaruan keanggotaan Kelompok Kerja (Pokja) DKP untuk memperkuat DKP dalam mendukung Pemerintah dan Presiden selaku Ketua DKP, melalui pengayaan substansi dalam perumusan kebijakan.

"Kami yakin tim Pokja yang baru dengan pengalaman dan keahliannya dapat berkontribusi nyata untuk mendukung pemantapan ketahanan pangan nasional, mengevaluasi kebijakan/program yang dilaksanakan Pemerintah, dan memberikan masukan implementatif dan solutif," ujar Agung.

"Dengan demikian, dapat mempercepat tercapainya target-target pembangunan yang telah ditetapkan Presiden, khususnya di bidang pangan," tambah Agung.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...