Daging Murah di TTIC Diserbu Pembeli

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 22 Jun, 2017

Views: 151

Jakarta (22 Juni 2017), Menjelang lebaran idul fitri yang tinggal beberapa hari lagi, Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) di Jl Raya Ragunan Jakarta Selatan, terus saja dipadati pengunjung. Bahkan, dua hari ini (21-22) pengunjung rela mengantri sebelum TTIC dibuka jam 08.00. "Dua hari ini pengunjung memang luar biasa. Sebelum dibuka dan sampai siang ini pengunjung tidak pernah sepi. Warga tetap berduyun-duyun datang ke sini," kata Riwantoro, Kepala Pusat Distribusi Pangan dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian. Menurut Inti Pertiwi, Manager TTIC dari Badan Ketahanan Pangan, rata-rata pengunjung TTIC dibulan ramadhan mencapai berkisar 2.000 - 5.000 pengunjung. Hal ini berbeda dibanding hari-hari biasa yang hanya berkisar 1.000 pengunjung. "Mungkin karena kebutuhan pangan yang meningkat selama ramadhan ini, sehingga TTIC tidak pernah sepi," jelas Inti. Sedangkan komoditi unggulan yang dijual TTIC adalah : beras, daging sapi beku, bawang putih, bawang merah, cabe, dan beberapa bahan pangan lainnya. Menurut Ibu Ana yang berdomisili di kawasan Fatmawati Jakarta Selatan, kehadiran TTIC sangat membantu dirinya dan warga lainnya yang membutuhkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. "Saya sengaja belanja ke sini (TTIC-Pen) karena selain barangnya bagus-bagus, harganya juga terjangkau, sehingga selisih harganya lumayan jika dibanding harga diluaran," kata ibu Ana yang menenteng beras TTI dan juga ikut antrian membeli daging sapi beku seharga Rp.75.000,-/kg. Harga barang yang dijual di TTIC tetap lebih murah dibanding harga dipasaran, sehingga pengunjung selalu memadati setiap stand-stand yang menjual aneka bahan pangan. Menurut Riwantoro, TTIC akan terus buka berjualan hingga 23 Juni dan setelah lebaran, tepatnya 3 Juli TTIC akan buka kembali seperti biasa.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...