Capaian Pemerintah di Bidang Pertanian

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 10 Nov, 2017

Views: 319

Bogor, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi membeberkan capaian pemerintah di bidang pertanian tiga tahun terakhir. Dia juga menyampaikan target pemerintah menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia. "Apa yang telah kita lakukan tiga tahun terakhir? Ada beberapa yang kita capai. Kita telah mencapai swasembada beras, jagung, bawang, dan cabai. Harga cabai sempat meroket, tapi telah kami selesaikan," kata Agung saat peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) tingkat Provinsi Jawa Barat di kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Kamis 9 November 2017. "Ini semua bagian dari upaya meningkatkan petani kita," ujar Agung. Menurut Agung, pemerintah berharap HPS bisa menjadi langkah strategis membangun, bahkan membuat produk pertanian surplus dan ekspor ke banyak negara. Peluang ekspor juga diharapkan bisa menarik pemuda aktif dalam pembangunan pertanian. "Mimpi besar sektor pertanian adalah mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045 dan ini perlu didukung semua pihak," katanya.

Perwujudan dari cita-cita itu perlahan terlihat. Tahun ini, Indonesia mampu swasembada jagung, cabai, bawang merah, dan beras. Selanjutnya, pemerintah menargetkan swasembada gula konsumsi dan bawang putih pada 2019, kedelai pada 2020, gula industri pada 2025, dan swasembada dagung sapi pada 2026.

Agung yakin petani di Jawa Barat bisa memberikan kontribusi signifikan untuk mencapai target-target tersebut. "Saya beraharap (perayaan) HPS bisa lebih menumbuhkan semangat kita untuk selalu berkarya dan memberikan dampak positif dalam mendorong peningkatan investasi di Jawa Barat dan nasional."

Sedangkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap Indonesia tidak hanya bisa mewujudkan ketahanan pangan, tatapi juga kedaulatan pangan. Masyarakat tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pangan, tapi mampu memproduksi pangan. "Itu tidak berlebihan, karena Indonesia, khusunya Jawa Barat, subur. Kita bersyukur Jawa Barat terlahir sebagai daerah tersubur di Indonesia. Artinya, wajar kalau ketahanan pangannya paling baik," ujar Heryawan dalam kesempatan yang sama.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...