Canangkan GERTAM CABE, Mentan Ajak Kaum Ibu Tanam Cabai di Pekarangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 25 Nov, 2016

Views: 221

Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga, Kementerian Pertanian telah mengembangkan program "Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan" dengan memberdayakan kelompok wanita dan keluarga untuk memproduksi berbagai jenis pangan di pekarangan seperti tanaman sayur, buah, sumber protein hewani dan sumber karbohidrat. Sampai saat ini telah dikembangkan di lebih dari 18 ribu kelompok/desa. Menyikapi fluktuasi harga cabai/cabe yang terjadi setiap tahun, maka penanaman cabai di lahan pekarangan merupakan salah satu solusi untuk membantu penyediaan cabai secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga. "Beberapa hari terakhir kami merasa terganggu, harga cabai meningkat, tekanan darah kami jadi meningkat juga, dan ibu-ibu pada protes," Kata Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman pada Pencanangan "Gerakan Nasional Penanaman 50 Juta Pohon Cabai (GERTAM CABE) di Pekarangan", di Lapangan Tembak 600 Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat (22/11/2016). Gerakan tersebut, merupakan upaya Kementerian Pertanian untuk mengajak masyarakat menanam cabai agar dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya sendiri. Selain itu juga sebagai salah satu terobosan mengatasi permasalahan fluktuasi harga cabai yang sering kali meresahkan masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga. Untuk menyukseskan gerakan tersebut, Kementan melibatkan Tim Penggerak PKK (TP PKK) Pusat dan Daerah. Mentan pun menganjurkan untuk melakukan penanaman minimal 20 batang pohon cabai di setiap rumah tangga. "Ibu -ibu diharapkan bersedia menanam pohon cabai setidaknya 20 batang di rumahnya. Bibit dan polibag akan kami siapkan secara gratis," kata Amran Sulaiman. Mentan mengatakan, terdapat 10 juta hektare lahan pekarangan di seluruh Indonesia yang kebanyakan tidak termanfaatkan. Dari jumlah tersebut, dia targetkan setidaknya 20% dapat ditanami cabai oleh masyarakat Indonesia. Mentan menjelaskan, dengan menggandeng TP PKK, Ia maksudkan bahwa program GERTAM CABE memerlukan bantuan Ibu- ibu rumah tangga. Amran menyebutkan, terdapat 126 juta wanita dan 67 juta rumah tangga Indonesia. "Bisa dibayangkan, kalau 60 juta keluarga saja tanam 20 batang pohon per rumah tangga, hasilnya bisa menghasilkan Rp 30 triliun. Kalau ibu-ibu bergerak bersama-sama, selesai urusan bangsa kita," tegas Mentan. Pencanangan GERTAM CABE oleh Mentan didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Kaskostrad Mayjen TNI Cucu Somantri, Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad Cilodong ‎Mayjen TNI Anto Mukti Putranto, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, serta Walikota Depok Idris Abdul Shomad. Kegiatan pencanangan GERTAM CABE juga menghadirkan beberapa pengurus dan anggota organisasi wanita seperti TP PKK Pusat, Dharma Pertiwi, Bhayangkari, Dharma Wanita, IWAPI, Kowani yang diharapkan dapat menjadi motor dalam menggerakkan implementasi GERTAM CABE ini ke seluruh anggota dan masyarakat.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...