BKP Kementan Upayakan Regenerasi Petani melalui Pertanian Masuk Sekolah (Tani MaS)

Bengkulu - Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) terus berupaya mendorong regenerasi petani salah satunya melalui kegiatan Pertanian Masuk Sekolah (Tani MaS).

Di Provinsi Bengkulu, Tani MaS dilaksanakan di dua sekolah yaitu SMA Negeri 4 Bengkulu dan SMA Negeri 9 Bengkulu.

"Kita ingin kegiatan Tani MaS ini dapat menumbuhkan pengetahuan siswa tentang budidaya pertanian, menumbuhkan semangat siswa menjadi agripreneur, serta meningkatkan ketersediaan dan akses pangan," kata Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, BKP Kementan, Andriko Noto Susanto saat meninjau dua sekolah lokasi Tani MaS di SMA Negeri 9 Bengkulu, Kamis (27/12/2019).

Andriko yang mewakili Kepala BKP Kementan pada kesempatan tersebut berharap kegiatan ini mampu meningkatkan semangat dan minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

“Diharapkan melalui Tani MaS, siswa/i dapat terus mengembangkan minatnya terhadap dunia pertanian karena bertani adalah kerja yang mulia", pesan Andriko.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Yunita Saiful, siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan Tani MaS di SMA Negeri 9 Bengkulu sebanyak 190 siswa/i, sedangkan SMA Negeri 4 Bengkulu melibatkan 120 siswa. Masing2 siswa diberikan pembagian tugas piket untuk mengurus lahan dan tanaman.

Kegiatan pertanian ini juga melibatkan guru di sekolah di bawah supervisi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi. Pendampingan dari sisi penerapan teknologi pertanian juga didukung oleh  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bengkulu,

"Kami melakukan pendampingan berupa pembelajaran kegiatan budidaya pertanian bagi siswa/i" ujar Kepala BPTP Bengkulu, Yudi Sastro yang juga hadir dalam kunjungan tersebut.

Selain melakukan diskusi dengan kepala sekolah, siswa serta guru-guru di SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 9, Andriko beserta rombongan bersama siswa/i melakukan penanaman bibit cabai merah di lahan Tani MaS.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan alat mesin pertanian berupa hand traktor, pompa air, sprayer gendong kepada pihak sekolah untuk dipergunakan dalam kegiatan Pertanian Masuk Sekolah.

Kegiatan Tani MaS yang dilaksanakan di 34 Provinsi di seluruh Indonesia melibatkan partisipasi aktif dari pihak sekolah yaitu guru dan siswa serta pihak Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, BPTP Provinsi dan Dinas Pertanian Provinsi.