BKP Kementan Kembangkan Usaha Pengolahan Pangan Lokal

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Sep, 2018

Views: 1587

YOGYAKARTA- Untuk mendukung dan mempercepat  penganekaragaman konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian,  Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman terkait  pengembangan usaha pengolahan pangan lokal.


Penandatanganan ini merupakan bagian dari acara Lustrum XI Fakultas Teknologi Pertanian UGM yang diselenggarakan, Selasa (18/9) di Graha Sabha Pramana UGM.


Kepala BKP Agung Hendriadi dalam sambutannya mengatakan,  pengembangan usaha pengolahan pangan menjadi penting mengingat masih tingginya hasil pertanian yang terbuang ( _food losses and waste_) selama proses penanganan hasil pertanian mulai dari panen hingga saat konsumsi.


" _Food losses_  ini  dapat diminimalisir dengan memanfaatkan teknologi yang dapat memperpanjang masa simpan, baik dalam bentuk asal maupun dengan mengolah hasil pertanian menjadi pangan olahan," jelas Agung.


Masih menurut Agung, bila kita kelola dengan baik, pangan yang berpotensi akan terbuang tersebut dapat kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi penduduk.


Sedangkan Menteri Kelautan dan Perikanan yang diwakili Kepala Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja,

mendukung penuh pengembangan usaha pengolahan produk perikanan.


"Dengan teknologi pengolahan pangan,  akan dapat meningkatkan daya saing produk, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya


Dalam Nota Kesepahaman ini, para pihak terkait akan melakukan pengembangan dan promosi produk pangan lokal segar yang aman dan sehat, dan pengembangan usaha pengolahan pangan lokal.


Acara ini dihadiri lebih dari 2500 peserta yang merupakan alumni dan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian dari 54 angkatan serta masyarakat umum.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan : Kembangkan Pangan Lokal secara Komersil


    "Mulai tahun depan,  saya usulkan agar nilai komersil pangan lokal yang dilombakan  menjadi kriteria utama untuk menentukan  pemenangnya," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi, saat memberikan sambutan Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Berimbang dan Aman Berbasis Sumberdaya Lokal, di halaman perkantoran pemerintah provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (17/10).


    Menurut Agung, nilai komersil tersebut sangat beralasan, agar pengolahan menu makanan dari bahan pangan lokal tidak berhenti sampai dilomba.


    "Lomba ini bagus...

  • Kepala BKP Kementan Terima Petani Muda Korea, untuk Jajaki Korporasi Petani

    Kepala Badan Ketahanan (BKP) Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) menerima kunjungan dari _Korea Young Farmers_  di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor, Rabu (1010).


    Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerjasama dalam pengembangan usahatani, terutama transfer teknologi budidaya sampai proses pengemasan produk.


    Untuk melihat kondisi lapangan, perwakilan dari para petani muda Korea juga mengunjungi salah satu gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kab Cianjur, Jawa Barat  yang telah mengembangkan budidaya hortikultura.


    Dari hasil kunjungan tersebut,...

  • Kepala BKP Kementan dan Bupati Lamongan Panen Raya Jagung


    Ditengah hangatnya isu dorongan impor jagung, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dan Bupati Lamongan Fadeli justru melakukan panen raya jagung di Desa Kakat Penjalin Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Kamis (11/10).


    "Produksi jagung kita sangat banyak, bahkan dalam pemantauan panen di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Jombang pada dua hari sebelumnya, panen jagung masih dan sedang berlangsung, masing-masing sekitar 8 ribu ha dan 5 ribu ha," ujar Agung.


    Melihat kondisi tersebut, menurut Agung,  para pelaku usaha pakan ternak mestinya...