BKP Kementan Dukung Kota Gorontalo Kembangkan KRPL

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 21 Sep, 2017

Views: 144

Dengan potensi lahan pertanian hanya seluas 843 ha, dan penduduk lebih dari 1 juta jiwa, kota Gorontalo mempunyai ketergantungan tinggi dalam mencukupi kebutuhan pangan dari daerah lain. Untuk itu pertanian perkotaan menjadi solusi efektif yang perlu dikembangkan. "Pertanian Perkotaan bisa menjadi solusi mencukupi kebutuhan pangan masyarakat," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi saat menerima kunjungan kerja Walikota Gorontalo, Marten Taha beserta rombongan di Badan Ketahanan Pangan di Jakarta, Selasa (19/9/2017). Menurut Agung, program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang dikembangkan BKP di seluruh Indonesia sangat membantu ketahanan pangan keluarga. Misalnya saat harga cabe melambung tinggi. Kalau setiap rumah tangga menanam cabe di pot atau polybag, kebutuhan keluarga sudah terpenuhi. Bahkan sisanya bisa dijual, untuk menambah penghasilan keluarga. "Kita harus mengajak masyarakat mengoptimalkan lahan pekarangan yang ada. Di lahan sempit perkotaanpun kita bisa bertani dan bercocok tanam," kata Agung. Solusi lain yang harus dilakukan adalah, memantau stok ketersediaan dan harga pangan, agar bisa mencukupi kebutuhan pangan dan harganya terjangkau daya beli masyarakat. "Pemantauan stok dan harga pangan ini harus ditingkatkan pelaksanaannya, terutama menjelang Hari-Hari Besar Keagamaan Nasional, sehingga tidak terjadi kekurangan pangan dan melonjaknya harga pangan," kata Agung, yang didamping Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Mulyadi Hendiawan. Menurut Walikota Gorontalo, Marten Taha yang didampingi Kepala Dinas Pangan Tommy Yahya, salah satu hal yang akan dilakukan untuk menjaga stok pangan dan stabilitasi harga adalah dengan membangun Terminal Agribisnis, sebagai pusat perdagangan pangan pokok masyarakat. "Melalui Terminal Agribisnis, kami bisa mengetahui distribusi pangan yang masuk dan perkembangan harga pangan, sehingga antara stok dan kebutuhan pangan masyarakat selalu dapat terkontrol dengan baik" kata Marten Taha. Setelah diterima Agung Hendriadi, Walikota Gorontalo dan rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke _Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) di kawasan Pasar Minggu, dan percontohan pertanian perkotaan yang dikembangkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DKI Jakarta.(RS)

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...