BKP Kementan Dorong Perum Bulog Subdivre Subang dan Subdivre Indramayu Tingkatkan Serapan Gabah

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 18 Jul, 2018

Views: 1230

Untuk meningkatkan serapan gabah/beras (sergap) petani oleh Bulog untuk mengisi cadangan beras pemerintah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi memimpin Rapat Koordinasi Sergap di Kantor Sub Divre Bulog Subang, Rabu (18/7).


"Pertemuan ini sangat penting untuk mempercepat serapan gabah/beras petani, sehingga bisa memenuhi target yang ditetapkan," kata Agung.


Agung yang juga Ketua I Pelaksana Sergap menambahkan,  serapan beras subdrive Subang dan Indramayu masih dibawah target harian, untuk itu perlu kerja keras  mendorong pencapaian target.


Target harian Subdrive Bulog Subang 278 ton dan pencapaiannya baru 70 ton. Sedangkan  subdrive Indramayu 384 ton dan pencapaiannya baru 196 ton.


Dalam rakor ini, telah disepakati antara subdrive dan mitra bulog untuk menaikkan target harian di subdrive subang sebesar 700 ton dan subdrive indramayu sebesar 1000 ton.


Untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani,  Kementerian pertanian sedang memproses pengadaan  10.000 dryer yang alokasinya ditentukan oleh dinas pertanian provinsi.  


"Bantuan dryer akan diberikan untuk gapoktan yang memiliki penggilingan, dan rekomendasi dari BKP untuk diberikan kepada PUPM binaan BKP," tegas Agung.


Salah satu langkah percepatan sergap adalah mempermudah dan memperluasan kerjasama pengadaan tidak hanya sebatas dengan mitra bulog.  


"Semua kelompoktani/gabungan kelompoktani/dan penggilingan padi bisa menjadi mitra bulog," jelas Agung.


Masih menurut Agung, kelompok yang mendapat  PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat) binaan BKP, juga dapat dilibatkan untuk menjadi mitra bulog, sehingga dapat membantu pencapaian target sergap.


Agung juga menekankan, langkah percepatan sergap sesuai kesepakatan dengan Kepala Bulog, bahwa bulog akan melakukan pengecekan di lapangan,  untuk menghindari penolakan barang yang dikirim petani ke gudang bulog.


Ditekankan Agung, bahwa kewajiban kita bersama untuk membantu memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 2,2 juta ton. Besaran itu hanya kurang dari 5% total produksi beras nasional.


"Bila CBP terpenuhi sebesar 2,2 juta ton/tahun, maka tidak akan ada impor. Sesuai arahan Presiden bahwa impor baru diperbolehkan bila CBP kurang dari 1 juta ton," tegas Agung.


Sesuai hasil Rakortas Bidang Perekonomian pada tanggal 15 Januari 2018  Bulog diminta fokus menyerap beras medium di bulan Juli s/d akhir Agustus yang merupakan puncak panen raya.


Harga fleksibilitas pembelian bulog sebesar Rp. 8.030,- dijamin tetap sampai oktober 2018.


Rakor ini juga dihadiri dari TNI, yaitu Letkol Arh Nova Mahanes Yuda mewalili Aster AD, Sekretaris BKP,  Kepala Divre Bulog Jawa Barat, Perwira Pembantu Madya SDAB Staf Umum Teritorial AD, Kasubdivre Subang, Kasubdivre Indramayu, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Purwakarta dan Indramayu, dan Mitra Bulog kabupaten Subang, Purwakarta dan Indramayu.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...