Bhakti Sosial Memperingati Hari Krida Pertanian (HKP) Ke-43 Tahun 2015

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Aug, 2015

Views: 216

Dalam rangka memperingati Hari Krida Pertanian ke-43, Kementerian Pertanian memberikan sumbangsih melalui kegiatan bakti sosial dalam bentuk  pemberian bantuan benih sayuran, pengobatan gratis, penyerahan buku bacaan, penjualan baju layak pakai dan demo pangan lokal yang dilaksanakan pada tanggal 12-14 Agustus 2015 di Desa Curug Barang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

Melalui peringatan Hari Krida Pertanian, masyarakat pertanian dapat lebih termotivasi dalam menelaah upaya yang telah dilakukan dan pencapaiannya serta mengevaluasi kelemahan dan kekurangan untuk selanjutnya merumuskan langkah strategis untuk mengatasinya sehingga sektor pertanian semakin tangguh sebagai penggerak perekonomian bangsa.

Tema Hari Krida Pertanian yang ke-43 tahun 2015 adalah “Dengan Semangat Hari Krida Pertanian Kita Tingkatkan Produksi Pangan dan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Lokal Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Pangan”.  Tema tersebut menekankan pentingnya memperkuat kemandirian pangan nasional.

Tahun ini, Kementerian Pertanian mendorong peningkatan produksi pangan melalui program upaya khusus (UPSUS) Swasembada Pangan Padi, Jagung, dan Kedelai. Selain beras juga mendorong program diversifikasi pangan. Potensi sumber bahan pangan lokal masih sangat banyak yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai daerah sehingga perlu kita perkuat. Diversifikasi pangan merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pangan rakyat. Seperti kita ketahui bersama, ada sebagian masyarakat kita yang makanan pokoknya bukan dari beras tetapi dari pangan lain yang  diproduksi ditempatnya.

Oleh karena itu pangan lokal perlu ditingkatkan produksinya agar kebutuhan pangan mereka juga terpenuhi. Penganekaragaman pangan akan dilakukan dengan melihat potensi masing-masing daerah. Dengan diversifikasi pangan, kita dapat memanfaatkan kekayaan potensi pangan lokal, sehingga kita yakin Indonesia akan mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...