Bertani di Pekarangan, Wujudkan Pertanian sebagai Andalan

Jakarta – Pertanian sangat penting bagi bangsa Indonesia, sebab kemajuan ekonomi salah satunya bergantung pada pertanian yang maju. Hal ini ditegaskan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo usai melakukan panen serentak Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang diikuti oleh 34 provinsi secara virtual, di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

“Pertanian menjadi sektor yang mengalami pertumbuhan di antara sektor lain. Ini menunjukkan bahwa pertanian ini menjadi andalan, apalagi di tengah pandemi saat ini,” ujar Mentan SYL.

Mentan SYL juga mengajak semua pihak untuk bahu membahu memajukan pertanian Indonesia. Menurutnya, pandemi ini menjadi momentum konsolidasi semua pihak terkait mulai dari pusat hingga daerah,

“Saya mengajak seluruh masyarakat, pelaku pembangunan pertanian untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi, untuk memajukan pertanian sebagai kepentingan bersama,” kata Mentan SYL.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Agung Hendriadi mengungkapkan bahwa bertani di pekarangan menjadi salah satu strategi menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi.

Dijelaskannya, melalui program P2L, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan yang beragam dan bergizi dari pekarangan,

“Kebutuhan pangan seperti sayuran yang sehat dan bergizi di masa pandemi ini sangat penting untuk menunjang imunitas tubuh, dan itu bisa dipenuhi dari pekarangan,” kata Agung.

Panen serentak P2L ini merupakan rangkaian acara Hari Tani Nasional 2020 dengan mengusung tema “Pertanian Andalan Nasional di Tengah Pandemi Covid-19”.

Dalam acara ini, juga diumumkan tiga kelompok P2L terbaik yaitu, Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Tani, Purbalingga, Jawa Tengah, KWT Sumber Rejeki, Cirebon, Jawa Barat, dan KWT Melati, Barru, Sulawesi Selatan.