Berkat Bantuan Kementan, Panen di Subang lebih Optimal

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 08 Jan, 2018

Views: 343

Memasuki awal tahun 2018, produksi padi di Kabupaten Subang, Jawa Barat cukup berlimpah karena diberbagai tempat sejak Desember 2017 hingga memasuki Minggu I Januari 2018 selalu ada panen. "Hampir setiap hari di desa-desa wilayah Subang dilakukan panen," kata Heri Haperi Kepala UPTD Kecamatan Pabuaran saat mengunjungi lokasi panen padi bersama-sama Tim dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian di desa Pringkasep, dan desa Salam Jaya Kecamatan Pabuaran, kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (6/12/18). Sebelumnya Tim dari BKP juga menyaksikan panen di desa Bantarsari, Kecamatan Cijambe. "Dari panen yang kita saksikan ini, menunjukan bahwa hampir di beberapa Kecamatan di kabupaten Subang juga melakukan panen," tambah Heri. Beberapa lokasi panen yang sudah dilakukan antara lain adalah, minggu I desa Pringkasap 70 ha, di desa Salamjaya 70 ha, dan di desa Pabuaran 63 ha. "Setiap minggu para petani melakukan panen seluas 15 ha, bahkan pada Pada minggu ke IV diperkirakan mencapai 30 hektar, sehingga total panen seluruhnya di kecamatan Pabuaran panen bulan januari mencapai 263 ha," jelas Heri. Sementara itu, menurut Penyuluh Pertanian THL Kecamatan Pabuaran, Dedy, panen tahun ini menurutnya lebih bagus dibanding tahun sebelumnya. "Berkat bantuan Kementerian Pertanian, khususnya benih padi Ciherang, Inpari 33 dan Mekonga, produksi sekarang mampu mencapai 7 ton per hektar," ujarnya. "Padahal sebelumnya hanya sekitar 3 ton/ha," tambah Dedi yang mempunyak wilayah binaan di desa Pabuaran dan desa Kedaung, Kec Subang, Jawa Barat. Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Asep Heryana mengatakan bahwa diwilayahnya diperkirakan akan terus ada panen. "Sejak bulan Desember telah dilakukan panen di beberapa kecamatan, dan diperkirakan akan terus panen sampai bulan April 2018," kata Asep. Asep juga memastikan Kabupaten Subang setiap tahunnya mengalami surplus beras, sehingga berkontribusi cukup besar dalam penyediaan beras di provinsi Jawa Barat. "Dengan produksi sekitar 1,2 juta ton, dan setelah dikurangi untuk kebutuhan, sekitar 550 ribu ton, setiap tahunnya Subang surplus sekitar 650 ribu ton," jelas Asep Heryana. Menurut Asep Kabupaten Subang penyumbang penyediaan beras terbesar ketiga setelah Kabupaten Indramayu dan Karawang.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...