Bangka Belitung Gaungkan Diversifikasi Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 10 Aug, 2018

Views: 1574

Upaya peningkatan diversifikasi konsumsi pangan masyarakat terus digalakkan pemerintah. Kali ini dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung digaungkan Gerakan Makan Sayuran, Buah, Umbi-umbian, Kacang-kacangan, dan Ayam Merawang atau yang disingkat GEMA SABUK AMANG.


Launching gerakan resmi dituangkan dalam Peraturan Gubernur Bangka Belitung No.30 Tahun 2018,  disambut antusias aparat daerah dan masyarakat.


Dalam sambutannya, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, menghimbau kepada para pimpinan kabupaten/kota se-Bangka Belitung agar menindaklanjuti gerakan ini secara masif di daerahnya masing-masing.


"Saya berharap gerakan ini tidak hanya di provinsi saja, tetapi semua kabupaten kota juga harus menindaklanjuti dengan kebijakan di daerah masing-masing, agar tersosialisasikan kepada masyarakat luas," ujar Erzaldi Rosman, di Kab. Bangka Tengah

Kamis (9/9/2018).


Acara ini dimeriahkan dengan Gelar Pangan Daerah dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (LCM B2SA) tingkat provinsi Kepulauan Bangka Belitung.


Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Tri Agustin Satriani, mewakili Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dalam sambutannya menghimbau, agar gerakan dan lomba cipta menu tidak sekedar seremonial belaka.


"Yang terpenting ibu-ibu dapat mengaplikasikan menu yang beragam, bergizi seimbang dan aman ini dalam menu makan sehari-hari di rumah, bukan hanya semangat pada saat lomba saja," tambah Tri.


Lomba cipta menu B2SA tingkat provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dimenangkan oleh tim dari Kabupaten Bangka Tengah. Kabupaten tersebut nantinya akan diikutkan dalam lomba cipta menu tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada saat peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) bulan Oktober tahun 2018 di Kalimantan Selatan.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...