Badan Ketahanan Pangan Memperoleh Penghargaan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan WBK

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 27 Dec, 2014

Views: 208

Badan Ketahanan Pangan Memperoleh Penghargaan Sistem
PengendalianIntern (SPI) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK)
LingkupKementerian Pertanian Tahun 2013

 

Pada tanggal 3 – 5 Desember 2013, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, memberikan hasil penilaian terhadap Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Sistem Pengendalian Intern (SPI) Lingkup Kementerian Pertanian, bertempat  di Botani Square-Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Badan Ketahanan Pangan mendapat penghargaan, berupa :

  1. Kepala Badan Ketahanan Pangan Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, MS bersama Kepala Badan Karantina dan Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian dinobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi Kementerian Pertanian Tahun 2013.
  2. Predikat Satlak Pengendalian Intern (PI) terbaik kedua Lingkup Kementerian Pertanian memperoleh piala dan sertifikat.
  3. Piagam penghargaan dengan predikat wilayah bebas korupsi kepada Empat unit kerja Eselon II Badan Ketahanan Pangan.

Keberhasilan Badan Ketahanan Pangan mendapatkan penghargaan tersebut, atas komitmen dalam melaksanakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara terus menerus, cermat dan tepat baik pada tingkat pimpinan maupun staf. Hal ini dilakukan agar program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat tercapai sesuai dengan visi dan misi tujuan organisasi Badan Ketahanan Pangan secara efektif dan efisien.

Badan Ketahanan Pangan merupakan unit kerja Eselon I di Kementerian pertanian yang mempunyai  tugas pokok dan fungsi dalam  upaya pemantapan  ketahanan pangan.  Sedemikian penting dan strategis upaya pemantapan ketahanan pangan tersebut, Badan Ketahanan Pangan menetapkan Program Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat yang dilaksanakan secara nasional baik pusat, provinsi, kabupaten/kota bahkan sampai desa.

Program Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat mencakup empat kegiatan strategi, yatitu kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Desa Mandiri Pangan, Penguatan Kelembagaan Distribusi Pangan dan Lumbung Pangan. Untuk memastikan program tersebut dilaksanakan secara efektif dan efisien, Badan Ketahanan Pangan mendorong pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara cermat dan tepat di bawah pembinaan dan fasilitasi Inspektorat Jenderal dalam melaksanakan seluruh kegiatan tersebut.

Pelaksanaan SPI Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian sudah berjalan dengan baik, hal ini ditunjukan dengan diterbitkannya Pedoman SPI Badan Ketahanan Pangan sejak tahun 2009, dan setahun sekali melakukan sosialiasai SPI, yang  dihadiri oleh para satker dan Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sejak saat itu, Badan Ketahanan Pangan mendapat predikat bebas indikasi penyimpangan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian.

 

SK Mentan Tentang Predikat SPI 2013                   

SK Mentan Tentang Predikat WBK

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...