BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTAN SELENGGARAKAN BIMTEK PUPM WILAYAH I

Bandung, Jawa Barat 11 April 2016, Dalam rangka mempersiapkan kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Gapoktan dan Pedamping untuk Wilayah I meliputi Jawa, Sumatera dan Kalimantan pada tanggal 11-15 April 2016 di Bandung, Jawa Barat. Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai peranan Gapoktan dan pendamping dalam kegiatan PUPM. Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan dihadiri Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat, Pejabat Eselon II dan III lingkup Badan Ketahanan Pangan Kementan, aparat pendamping satker Badan Ketahanan Pangan wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan beserta Gapoktan dan Pendamping kegiatan PUPM. Dalam sambutan Kepala Badan Ketahanan Pangan menjelaskan bahwa kegiatan PUPM merupakan upaya pemerintah untuk menjaga harga dan pasokan pangan di tingkat konsumen dan memotong rantai pasokan pangan. “Dengan begitu, petani akan untung dan masyarakat dapat membeli pangan dengan harga murah. Dikatakan juga “untuk menjaga harga dan pasokan pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, mengalokasikan dana dekonsentrasi untuk kegiatan PUPM kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melaksanakan urusan di bidang ketahanan pangan Provinsi. Bantuan pemerintah ini diberikan kepada Gapoktan digunakan untuk penguatan modal Gapoktan untuk pembelian gabah/komoditas lainnya dan bantuan operasional berupa subsidi transportasi, sortasi, kemasan, dan sebagainya. Pada tahun ini kegiatan PUPM melalui TTI ditargetkan sebanyak 500 Gapoktan/LUPM yang tersebar di 1.000 TTI di 33 provinsi. Dengan diselenggarakan Bimtek ini diharapkan Gapoktan dapat mengelola dan memanfaatkan dana bantuan pemerintah dengan baik, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mampu membuat laporan pembukuan yang tertib administrasi.