BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTAN SELENGGARAKAN BIMTEK PUPM WILAYAH I

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 14 Apr, 2016

Views: 205

Bandung, Jawa Barat 11 April 2016, Dalam rangka mempersiapkan kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Gapoktan dan Pedamping untuk Wilayah I meliputi Jawa, Sumatera dan Kalimantan pada tanggal 11-15 April 2016 di Bandung, Jawa Barat. Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai peranan Gapoktan dan pendamping dalam kegiatan PUPM. Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan dihadiri Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat, Pejabat Eselon II dan III lingkup Badan Ketahanan Pangan Kementan, aparat pendamping satker Badan Ketahanan Pangan wilayah Sumatera, Jawa dan Kalimantan beserta Gapoktan dan Pendamping kegiatan PUPM. Dalam sambutan Kepala Badan Ketahanan Pangan menjelaskan bahwa kegiatan PUPM merupakan upaya pemerintah untuk menjaga harga dan pasokan pangan di tingkat konsumen dan memotong rantai pasokan pangan. “Dengan begitu, petani akan untung dan masyarakat dapat membeli pangan dengan harga murah. Dikatakan juga “untuk menjaga harga dan pasokan pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, mengalokasikan dana dekonsentrasi untuk kegiatan PUPM kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melaksanakan urusan di bidang ketahanan pangan Provinsi. Bantuan pemerintah ini diberikan kepada Gapoktan digunakan untuk penguatan modal Gapoktan untuk pembelian gabah/komoditas lainnya dan bantuan operasional berupa subsidi transportasi, sortasi, kemasan, dan sebagainya. Pada tahun ini kegiatan PUPM melalui TTI ditargetkan sebanyak 500 Gapoktan/LUPM yang tersebar di 1.000 TTI di 33 provinsi. Dengan diselenggarakan Bimtek ini diharapkan Gapoktan dapat mengelola dan memanfaatkan dana bantuan pemerintah dengan baik, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mampu membuat laporan pembukuan yang tertib administrasi.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...