Badan Ketahanan Pangan Cek Pasokan Cabai di Ciamis

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 23 Jan, 2017

Views: 158

Ciamis - Melonjaknya harga komoditas cabai di pasar akibat minimnya pasokan dari produsen. Sehingga perlu ada langkah dari pemerintah untuk memastikan ketersediaan cabai untuk para pedagang.

Berkaitan hal itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Gardjita Budi melakukan tinjauan langsung ke gabungan kelompok tani (Gapoktan) cabai di Desa Cibeurem, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis.

Dalam kunjungannya, Budi mendatangi lahan garapan Poktan Gunung Sari di Dusun Cimara dan Poktan Cinta Mekar di Dusun Nusasireun. Mengenakan kemeja abu-abu dan celana jeans, Budi berinteraksi dengan para petani.

Poktan Gunung Sari memiliki 30 hektar lahan garapan yang ditanam berbagai macam komoditas khususnya cabai. Sekitar 30 persen lahan yang digunakan untuk menanam cabai rawit yang saat ini sedang mahal di pasaran.

"Petani sini cukup proporsional, karena 30% lahan dipakai untuk cabai rawit. Mereka (petani) cerdas, karena melihat kebutuhan pasar," ungkap dia.

Kondisi yang sama juga dilakukan, para poktan Cinta Mekar yang memanfaatkan 30% lahan seluas 10 hektar untuk ditanam cabai rawit. Hasil produksi cabai rawit itu lalu di kirim ke Jakarta dan Bandung.

"Hasil dari kedua poktan itu cukup besar. Dalam waktu dekat ini mereka akan panen, mudah-mudahan pasokan di pasaran kembali berlimpah," kata Budi.

"Beberapa daerah juga akan panen (cabai). Saya yakin satu atau dua minggu ini harga bisa berubah (normal)," menambahkan.

Menurutnya fenomena fluktuasi harga cabai di pasaran ini penting untuk disikapi oleh pemerintah. Salah satunya mendorong produksi para petani agar ketersediaan komoditas terus terjaga.

"Dalam periode panen memang ada musim yang hasil produksi akan minim. Saat ini pemerintah sedang berupaya mengembangkan teknologi yang bisa membuat musim (produksi minim), tetapi ketersediaan tetap terjaga," ujar Budi. Sumber: http://finance.detik.com/

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...