Badan Ketahanan Pangan Berpatisipasi Pada Acara Akselerasi Serap Gabah Petani

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 27 Mar, 2017

Views: 283

Jakarta, Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Serapan Gabah Petani (Sergap), Badan Ketahanan Pangan ikut berperan aktif dalam Pertemuan Akeselerasi Serap Gabah Petani (Sergap) yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian pada tanggal 26 Maret 2017, di Lapangan Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta. Dalam laporan ketua Panitia yang dibacakan oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (Ir. Mulyadi Hendiawan, MM), disampaikan tujuan diadakannya pertemuan akselerasi sergap adalah mengakselerasi penyerapan gabah oleh Perum Bulog melalui para penggilingan padi mitra Bulog. Peserta pertemuan adalah Mitra Bulog (pemilik penggilingan padi) dari 56 Sub Divre yang tersebar di 8 provinsi sentra padi yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, NTB, Sulawesi Selatan, Lampung dan Sumatera Selatan. Hadir pula, dalam pertemuan ini adalah Kepala Asisten Teritorial TNI-AD, Direktur Utama Perum BULOG, Pejabat Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian, Staf Khusus Menteri Pertanian, Tenaga Menteri Pertanian, dan Kadivre Perum Bulog, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dari 8 provinsi serta Komandan Korem dan Anggota Tim Sergap TNI AD. Agenda pertemuan diawali dengan paparan mengenai Target Serap Gabah Petani oleh Dirjen Tanaman Pangan dan Aster KASAD, dilanjutkan dengan sambutan oleh Dirut Perum Bulog dan arahan Menteri Pertanian. Pertemuan diakhiri Penandatanganan Nota Kesanggupan Serap Gabah oleh Perwakilan dari Mitra Perum Bulog dari 8 Provinsi.

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...