Apresiasi Pengelola Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2014

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 03 Mar, 2014

Views: 197

Apresiasi Pengelola Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan (DKP) dilaksanakan pada tanggal 27 Februari sampai dengan 1 Maret 2014 bertempat di Hotel Grand Inna Kuta, Bali.  Apresiasi dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan/Sekretaris DKP, Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, MS, dan diikuti oleh 29 orang dari sekretariat DKP Provinsi seluruh Indonesia, 9 orang dari sekretariat DKP Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali, 5 orang sekretariat DKP Kota Bandung, dan 5 orang dari sekretariat DKP perwakilan Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Adapun materi yang disampaikan oleh narasumber dalam apresiasi ini adalah :

(1)    Pemaparan Rencana Kegiatan DKP Tahun 2014 oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan/Sekretaris DKP;

(2)    Urgensi Kelembagaan Sekretariat Pengelola DKP oleh Prof. Bilter Sirait (Anggota Pokja Ahli DKP);

(3)    Peran Sekretariat DKP Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Pembangunan Ketahanan Pangan, oleh

         Sekretaris Pengelola DKP Provinsi Sumatera Utara dan Sekretaris Pengelola DKP Kota Bandung, Jawa Barat; 

(4)    Bimbingan Teknis Informasi Database Kelembagaan DKP oleh Nugroho Setyabudhi, S.Kom.

        (Pusat Data dan Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian).

 Berdasarkan arahan, pemaparan materi dan diskusi selama apresiasi, disepakati hal-hal sebagai berikut :

  1. Sekretariat DKP daerah perlu diperkuat mengingat tugas dan fungsinya yang penting dan strategis dalam mendukung kegiatan DKP;
  2. Sekretariat DKP perlu dioptimalkan dengan dukungan anggaran yang memadai. Untuk itu, perlu menjalin komunikasi yang intensif dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD);
  3. Permasalahan pengelolaan sekretariat DKP daerah, antara lain: (a) pengelolaan sekretariat DKP masih belum efektif; (b) sumber daya manusia masih terbatas; (c) kurangnya pelatihan dan bimbingan teknis; (d) seringnya mutasi pengelola sekretariat DKP sehingga menghambat kelancaran kegiatan DKP; dan (e) komunikasi yang kurang efektif antara pengelola Sekretariat DKP dengan anggota DKP dan pokja.
  4. Untuk mengatasi masalah tersebut, upaya yang perlu dilakukan:
    1. mengelola kegiatan sekretariat DKP secara khusus, tidak secara sambilan.
    2. meningkatkan sarana, prasarana, dan dukungan anggaran.
    3. meningkatkan jumlah, kapasitas, dan kemampuan sumber daya manusia sekretariat DKP
  5. Pengelola Sekretariat DKP perlu memahami perbedaan tugas dan fungsi Sekretariat DKP serta perbedaaannya dengan tugas dan fungsi unit kerja ketahanan pangan daerah (matriks terlampir);
  6. Untuk mempermudah komunikasi, koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi pelaksanaan kegiatan sekretariat DKP, perlu dibangun databasesekretariat DKP daerah (kelembagaan, SDM, dan kegiatan), dan memanfaatkan media internet serta media lainnya.

Dalam rangka memperlancar korespondensi tugas kedinasan dan keamanan data melalui surat elektronik (email), maka berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 6 tahun 2006 tanggal 27 Mei 2013 tentang penggunaan alamat email resmi pemerintah pada instansi pemerintah, mewajibkan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2014 menggunakan domain @pertanian.go.id atau domain @PNSMail.go.id.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...