Apresiasi Pendamping P2KP Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2015 Wilayah I

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 03 Mar, 2015

Views: 156

Apresiasi Pendamping P2KP tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2015 dilaksanakan di Bogor pada tanggal 26 Februari – 1 Maret 2015. Kegiatan apresiasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para pendamping P2KP, dan sekaligus bertukar pengalaman mengenai kegiatan P2KP yang selama ini telah dilaksanakan.

Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43/Permentan/ OT.140/10/2009 untuk mendorong upaya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis kearifan lokal serta kerja sama terintegrasi antara Pemerintah, Pemerintah Daerah dan masyarakat.

Sebagai bentuk keberlanjutan program P2KP berbasis sumber daya lokal yang telah dilakukan sejak tahun 2010, maka pada tahun 2015, program P2KP diimplementasikan melalui kegiatan: (1) Optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL); (2) Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal (MP3L), dan (3) Sosialisasi dan promosi penganekaragaman konsumsi pangan.

Melalui kegiatan apresiasi ini, keberagaman ilmu yang diberikan oleh para narasumber diharapkan dapat membuka dan memperkaya wawasan serta meningkatkan keterampilan seluruh peserta dalam melaksanakan Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di lapangan. Penekanan materi apresiasi tidak hanya berorientasi pada aplikasi penerapan from farm to table tetapi juga from farm to market. Artinya tidak hanya sebatas untuk pemenuhan konsumsi pangan keluarga tetapi juga memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga. Selain itu juga tidak hanya menitikberatkan pada aspek budidaya, tetapi juga aspek pemenuhan gizi seimbang. 

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...